FMIPA Unimus-HEPI UKD Jateng adakan Webinar Assesmen

SEMARANG,KRJOGJA.com- Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) bekerja sama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia Unit Kerja Daerah Jawa Tengah (HEPI UKD Jateng) menggelar seminar online (webinar) di Gedung Pertemuan Fakultas Kedokteran Lantai 7 Unimus belum lama ini.

Webinar nasional dengan moderator Dekan FMIPA Unimus Dr Eny Winaryati MPd ini dihadiri Kepala HEPI UKD Jateng Prof Dr Kartono MSi dan dibuka Rektor Unimus Prof Dr Masrukhi MPd dengan keynote speaker Prof Kumaidi PhD (Guru Besar Bidang Psikometrika Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Webinar menghadirkan 3 narasumber pakar yaitu Prof Dr Fakhruddin MPd (Rektor Universitas Panca Sakti Tegal), Prof Dr Anak Agung Istri Ngurah Marhaeni MA. (Guru Besar Bidang Asesmen Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha Bali) mengusung tema “Asesmen Pembelajaran di Era New Normal”. Webinar diikuti para praktisi tenaga pendidik dari seluruh penjuru Indonesia dengan total peserta lebih dari 2.000 orang secara online.

Rektor Unimus Prof Dr Masrukhi MPd dalam sambutannya menyampaikan asesmen pembelajaran di era new normal ini merupakan hal sangat penting karena pembelajaran di New Normal bisa disamakan dengan pembelajaran sistem daring (dalam Jaringan) atau Learning From Home. Namun kasus yang sering dijumpai pada sistem pembelajaran online adalah banyaknya tenaga pendidik yang salah menpersepsikan arti pembelajaran di rumah atau daring dengan hanya memberikan tugas-tugas. Ini memicu tingkat kesetressan tinggi pada siswa maupun mahasiswa.

Rektor meminta yang seharusnya dilakukan ialah menyamaratakan proporsi belajar yang selama ini diberlakuan di dalam kelas. Rektor Unimus yang juga Wakil Dewan Pendidikan Jawa Tengah menghimbau kepada semua pihak khususnya guru, dan dosen untuk mendukung sistem pembelajaran dari rumah dengan bijak, yang artinya guru atau dosen memberikan proposional tugas 80 % menjelaskan materi belajar secara daring, dan 20 % pemberian tugas. (sgi)

BERITA REKOMENDASI