FMIPA Unimus Lakukan PKM di MGPM Kimia Kudus

SEMARANG,KRJOGJA.com- Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) belum lama ini melaksanakan pengabdian masyarakat  berupa workshop dan pelatihan di Kabupaten Kudus. Kegiatan program kemitraan masyarakat (PKM) ini diikuti 31 guru kimia dari 20 sekolah di Kabupaten Kudus.

Sasaran utama kegiatan ini agar para guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia Kabupaten Kudus yang diketuai Dwi Novita Warih MPd memiliki kemampuan pemahaman Literasi Teknologi pembelajaran yang baik. Kegiatan pengabdian ini bagian dari program hibah pengabdian masyarakat yang didanai oleh Kemenristekdikti 2019. Kegiatan PKM ini didukung dosen dari program studi S1 Pendidikan Kimia dan S1 Statistika Unimus dan 4 mahasiswa FMIPA Unimus.

Ketua program PKM Tiani Wahyu Utami menyatakan salah satu tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) mencapai pendidikan yang berkualitas. Untuk mencapainya, kegiatan pembelajaran abad 21 menuntut pendidikan memiliki keterampilan 4C (critical thinking and problem solving, creative and innovation, communication and collaboration skills), serta pemahaman literasi teknologi informasi dan komunikasi. Untuk kemampuan komunikasi tertulis selama ini guru mengalami kesulitan. Sehingga penting bagi guru  menguasai teknologi pembelajaran yang up to date dan memiliki kemampuan komunikasi ilmiah secara tertulis.  

Kegiatan PKM meliputi pelatihan Aplikasi Berbasis Augmented Reality (AR) untuk membantu guru menjelaskan materi kimia yang bersifat abstrak dan memerlukan pemahaman mikroskopik. Menurut salah satu guru, adanya aplikasi RApp Chemistry sangat menarik dan membantu untuk menjelaskan materi Sistem Periodik Unsur. Lanjutan dari kegiatan PKM ini adalah workshop Olah Data Statistika Pendidikan dan Penulisan artikel ilmiah.
Selama ini para guru kesulitan mengolah data hasil penelitian tindakan kelas yang mereka lakukan. Pelatihan olah data statistika membantu guru membuat soal yang valid dan reliabel, menentukan daya beda soal, dan tingkat kesulitannya sehingga dapat digunakan untuk membantu guru memberikan soal yang baik sebagai evaluasi kegiatan pembelajaran. Setelah workshop olah data statistika, guru mendapatkan materi penulisan artikel ilmiah dengan output artikel ilmiah karya guru.

Capaian kegiatan PKM ini terbentuknya komunitas guru literasi di Kabupaten Kudus terutama guru kimia. MGMP Kimia Kudus dan FMIPA Unimus  berkomitmen menciptakan pendidikan kimia di Kudus yang bermutu dengan mengatasi permasalahan dalam kegiatan belajar mengajar. (Sgi)
 

BERITA REKOMENDASI