Galian C Habis Izin Aktif Kembali, Warga Weleri Resah

Editor: KRjogja/Gus

KENDAL, KRJOGJA.com – Bekas galian C di Dukuh Pakis Desa Sidomukti Kecamatan Weleri beroperasi kembali padahal ditempat tersebut sudah habis ijinnya dan seharusnya sudah dilakukan reklamasi. Namun dalam sebulan terakhir aktifitas tambang kembali dilakukan. Salah seorang tokoh pemuda Desa Sidomukti Kuswanto geram pasalnya belum lama ini sudah ada garis polisi yang nenyatakan area pertambangan sudah ditutup.

"Dukuh Pakis tidak lagi area tambang dan belum lama ini Dinas ESDM propinsi Jawa Tengah dan juga petugas dari Polda Jateng sudah menutup tempat tersebut dan sekarang malah dibuka kembali,"ujar Kuswanto. Dirinya mengaku melihat alat berat diturunkan dan saat ini banyak dump truk yang masuk ke lokasi.

Terpantau setiap hari ada yang keluar masuk area yang ijinya sudah tidak berlaku sejak 2015 tersebut. "Saya tidak menghitung berapa jumlah armada yag masuk tapi saya melihat ada aktifitas keluar masuk armada dump truck," lanjutnya.

Iwan Muhtadi Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kendal yang mengurusi perijinan tambang mengatakan jika lahan di dukuh pakis kini bukan lagi area tambang. "Jika ada yang melakukan aktifitas pertambangan maka dikategorikan illegal," ujar Iwan.

Sementara itu pengelola Pondok Pesantren Nidaul Islam Supriyadi yang lokasi pondok berdekatan dengan lokasi membenarkan adanya aktifitas penambangan di dukuh Pakis Desa Sidomukti. "Posisi pondok kami berdatan dengan lokasi tambang, suara mesin dan aktifitas tambang sangat terdengar dan mengganggu proses belajar mengajar, sedangkan untuk arena bermain sangat membahayakan terutama jika hujan," ujar Supriyadi. Pihaknya heran kenapa bisa aktif kembali padahal sudah tidak aktif lama. (Ung)

 

BERITA REKOMENDASI