Ganjar Ajak Waspadai Komunisme & Radikalisme

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG KRJOGJA.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di wilayah Kodim 0733 BS Semarang, mulai digelar Rabu (27/9/2018) di Desa Jabungan, Kecamatan Banyumanik Semarang. Pembukaan digelar di lapangan Merbau, komplek Perumnas Banyumanik oleh Sekda Kota Semarang Drs Adi Tri Hananto dengan penyerahan alat kerja dan penabuhan kentongan didampingi Dandim 0733 BS Semarang, Letkol Inf M Taufiq Zega.

Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP dalam sambutan yang dibacakan Sekda Kota Semarang Drs Adi Tri Hananto selaku inspektur upacara menyampaikan apresiasinya kepada TNI yang telah menggelar TMMD tahap III.

"Hakekatnya TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga bagi kita betapa penting dan luar biasanya kinerja kita yang diikat dengan semangat gotong royong. Semuanya ikut turun tangan untuk mendukung perwujudan kesejahteraan rakyat, kemajuan desa dan Indonesia", ungkap Ganjar dalam sambutan.

Berkat sentuhan TMMD, menurut Gubernur Jateng telah banyak desa yang tingkat kehidupan rakyatnya menjadi lebih baik. "Berkat TMMD telah banyak desa yang tingkat kehidupannya makin membaik, makin termotivasi dan percaya diri mendayagunakan setiap potensi yang ada di sekitarnya. Mereka makin terpacu berkreasi dan punya prakarsa untuk ikut terlibat dalam geliat memajukan pembangunan, Jadi, TMMD terbukti telah berkontribusi besar dalam mendukung upaya kita meningkatkan kesejahteraan, mengurangi kesenjangan, dan menumbuhkan ketahanan masyarakat atas segala ancaman terhadap keutuhan NKRI", ungkap Ganjar Pranowo sebagaimana disampaikan Adi Tri Hananto.

Upaya mensejahterakan rakyat, imbuhnya, jadi fokus pembangunan di saat angka kemiskinan Jawa Tengah cukup tinggi, yaitu 13,01%. "Ini jadi PR kita bersama, sebab kemiskinan menjadi sumber atas munculnya persoalan-persoalan sosial, seperti kriminalitas, radikalisme dan terorisme. Jadi sangatlah tepat di setiap kegiatan TMMD selalu berintikan program pengurangan kemiskinan dan kegiatan pembinaan kader bela negara, anti narkoba dan pembinaan sosial lainnya", tambah Ganjar.

Gubernur Jateng juga mengingatkan bahwa akhir-akhir ini menghadapi ujian atas kemajemukan, termasuk munculnya paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila dan menjadi ancaman nyata yang membahayakan keutuhan NKRI. "Bagi saya upaya mengingatkan dan meningkatkan kewaspadaan akan bahaya komunisme, radikalisme, terorisme itu sangat penting. Jangan sampai sejarah kelam yang pernah dialami bangsa kita dulu terulang kembali", pinta Ganjar Pranowo.

TMMD di Jabungan ini merehap 10 rumah warga miskin yang Tak Layah Huni. Selain itu juga akan membangun talud jalan, pavingisasi, betonisasi, pengaspalan dan menggelar pasar murah serta pengobatan gratis.

Drs Adi Tri Hananto mengungkapkan hasil TMMD yang dilakukan TNI bersama masyarakat telah banyak bermanfaat bagi kemajuan wilayah. Oleh karena itu masyarakat nyengkuyung bareng kegiatan TMMD. (Cha)

 

BERITA REKOMENDASI