Ganjar Larang Warga Mudik

Editor: Ivan Aditya

SEMARANG, KRJOGJA.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah membuat kesepakatan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk melarang kegiatan mudik selama pandemi Covid-19 akibat infeksi virus corona SARS-COV-2.

Ganjar juga berniat melakukan kesepakatan serupa dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. “Kemarin saya sudah berkoordinasi dengan Pemda DKI dan Gubernur Jawa Barat. Selanjutnya saya akan koordinasi dengan Gubernur Jawa Timur. Kita buat kesepakatan bersama untuk melarang warga pulang ke daerah asal,” kata Ganjar lewat akun Instagram resmi @ganjar_pranowo.

Ganjar memohon maaf kepada warga Jateng karena memperketat aturan mudik. Dia menjelaskan ada lonjakan pasien positif corona sebanyak 19 orang dalam tiga hari terakhir di Jateng, dengan enam di antaranya meninggal dunia.

Dia menuturkan kasus itu tak terlepas dari arus mudik yang terjadi lebih awal. Ganjar mencatat hingga 26 Maret ada 66.871 orang pemudik dari berbagai provinsi yang pulang ke Jateng. Wonogiri menjadi wilayah dengan pemudik terbanyak, yakni 42.838 orang.

Oleh karenanya, Ganjar meminta warga Jateng di perantauan untuk tidak mudik sementara waktu. Bagi yang tetap memaksa mudik, maka mereka akan dimasukkan dalam daftar orang dalam pemantauan (ODP).

“Jika panjenengan sayang sama keluarga di kampung, jika penjenengan semua pingin keluarga tetep sehat lan slamet, urungkan niat untuk pulang kampung. Tidak usah pulang kampung,” tuturnya. (*)

BERITA REKOMENDASI