Ganjar Pranowo Lantik Bupati Kudus

Editor: Ivan Aditya

SEMARANG, KRJOGJA.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan pengambilan sumpah jabatan dan melantik HM Tamzil- Hartopo sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kudus periode 2018- 2023 di Gedung Grhadika Bakti Praja, Senin (24/09/2018). Secara bersamaan juga dilantik Bupati dan Wakil Bupati Banyumas dan Temanggung, serta pelantikan Wakil Walikota Tegal menjadi Walikota Tegal sisa masa jabatan 2014-2019.

Pelantikan Bupati- Wakil Bupati Kudus sempat menimbulkan tanda tanya, karena mundur dari jadwal sebelumnya 20 September 2018. Bupati Kudus periode 2013-2018 Musthofa sendiri sudah lengser dari jabatannya 14 Agustus lalu. Selama masa transisi, Gubernur menunjuk Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Riena Retnaningrum  sebagai Penjabat Bupati Kudus.

Sementara bersamaan pelantikan Bupati- Wakil Bupati dan Walikota, juga diserahkan surat Keputusan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK dan Dekranasda  Jawa Tengah kepada TP PKK dan Dekranasda ke empat kabupaten/kota. Untuk Kudus, Ketua TP PKK dan Dekranasda dipercayakan kepada Rina Budi Aryani, istri Bupati HM Tamzil.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam sambutannya memberikan tekanan kepada masing-masing kepala daerah yang dilantik, agar segera melaksanakan tugas dan pelayanan sebaik- baiknya kepada mayarakat. Untuk Kudus, Bupati dan Wakil Bupati diminta segera melakukan evaluasi tata ruang, agar dapat dikontrol dan ditata lebih baik lagi.

“Melalui penataan ruang, tumbuhkan investasi dan amankan lahan pertanian.Selain itu, jadikan Kudus sebagai kabupaten inovatif dan pusat pengembangan ekonomi kreatif,” pintanya.

Bupati Kudus HM Tamzil menyatakan, sebagai daerah berbasis industri pertanian, pihaknya akan melakukan pemetaan ulang dan membuka ruang untuk pengembangan industri tanpa mengabaikan pertanian. Prioritas lain, segera menyinkronkan tugas-tugas OPD sehingga pelayanan masyarakat berjalan lebih baik lagi.

Pasangan HM Tamzil – Hartopo, terpilih untuk memimpin Kudus lima tahun mendatang setelah pada Pilkada 27 Juni lalu menang atas pasangan Mas’an – Noor Yasin, Nor Hartoyo – Junaidi, Hartini – Setyo Wibowo dan Akhwan – Hadi Sucipto. (Trq/Bdi)

BERITA REKOMENDASI