Gereja Bleduk Menjadi ‘Jujugan’ Umat Nasrani Beribadah

SEMARANG, KRJOGJA.com – Walikota Semarang Hendrar Prihadi bersama jajaran forum komunikasi pimpinan daerah melakukan pemantauan ibadah misa Natal di sejumlah gereja di wilayah tersebut.

“Alhamdulillah, ada beberapa gereja, baik Kristen Protestan maupun Katolik sudah kami datangi. Ada beberapa yang melaksanakan ibadah,” kata Hendi, sapaan akrabnya, di Semarang, Senin (24/12/2018) malam.

Hal tersebut diungkapkannya usai memantau ibadah misa Natal di Gereja Protestan Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel yang akrab disebut Gereja Blenduk di kawasan Kota Lama Semarang.

Politikus PDI Perjuangan itu menyebutkan setidaknya ada 19 gereja besar dan 259 gereja di Kota Semarang yang melaksanakan kegiatan ibadah kebaktian di malam Natal tahun ini.

“Kami selalu koordinasi dengan Pak Kapolrestabes, Pak Dandim, Dandempom, Danlanal, Bu Wakil (Wakil wali kota), dan sebagainya untuk memantau pengamanannya,” katanya.

Dari pantauan tersebut, Hendi ingin memastikan ibadah perayaan malam Natal di Kota Semarang pada tahun ini berjalan lancar dan aman sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

“Harapannya, kami ingin memastikan upacara atau aktivitas ibadah Natal di Kota Semarang ini berjalan dengan lancar, aman, serta tidak ada gangguan apapun,” katanya.

Selain di Gereja Blenduk, Hendi dan rombongan juga meninjau ibadah misa Natal di Gereja Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci (Gereja Katedral) dan Gereja Gedangan Semarang.

Ibadah misa malam Natal di sejumlah gereja terlihat berlangsung khidmat dipadati oleh ribuan umat, seperti di Gereja Katedral yang berada di kawasan Tugu Muda Semarang.

Para personel kepolisian bersenjata lengkap dan TNI juga terlihat berjaga di depan dan kawasan gereja untuk pengamanan pelaksanaan ibadah misa malam Natal 2018.

Pada kesempatan sama, Hendi mewakili masyarakat Kota Semarang turut menyampaikan duka cita atas bencana tsunami yang terjadi di  Banten, dan Lampung.

“Teriring doa, mudah-mudahan yang menjadi korban diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata orang nomor satu di Kota Semarang itu.

Tidak kalah penting, Hendi menyampaikan dalam waktu dekat akan segera berkoordinasi dengan seluruh pihak, terutama kalangan pengusaha untuk menggalang dana bantuan. (*)

BERITA REKOMENDASI