Hadiahnya Unik, Kraton Amarta Bumi Gelar Lomba Panah Tradisional

KENDAL, KRJOGJA.com – Kraton Amarta Bumi yang berada di Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal menggelar acara lomba panah tradisional tingkat nasional. Lomba panah tradisional atau Gladen Ageng Jemparingan Kraton Amarta Bumi ini diikuti oleh 150 peserta dari berbagai daerah. Gelaran ini unik, pasalnya hadiah yang diperebutkan merupakan hasil bumi dan ternak serta hasil umkm.

Raja Amarta Bumi Sri Anglung Prabu Punto Djoyonagoro Cakrabuwana Girinata, Minggu (24/3/2019) mengatakan bahwa jemparingan ini merupakan unjuk kebolehan memanah tradisional. "Ini pertama kali digelar untuk tingkat nasional, panahan ini merupakan ciri jati diri bangsa kita sehingga perlu di lestarikan," ujar Prabu Punto. Lebih lanjut dikatakan jika panahan juga merupakan olahraga dan juga olah jiwa dengan harapan hati nurani menjadi lebih baik.

Lomba panahan tradisional atau gladen ageng jemparingan ini ternyata menjadi daya tarik para pemanah tradisional seperti Riski Nur Dana dari Yogya. Beberapa event panahan tradisional diikuti dan baru pertama ikut di Kraton Amata Bumi.

"Panahan tradisional ini saya suka karena alatnya jauh lebih murah, dan perawatan mudah, busur panah yang terbuat dari bambu harus sering diluruskan," ujar Dana.

Untuk bisa memanah dirinya rutin latihan di rumah. Saat mengikuti lomba bukan target pemenang tapi malah justru lebih kepada kebersamaan. (Ung)

BERITA REKOMENDASI