Hari Ibu, Fatayat NU Kendal adakan Gobak Sodor

KENDAL, KRJOGJA.com – Peringatan Hari Ibu yang diselenggarakan Pengurus Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) berlangsung meriah, Minggu (22/12). Kegiatan yang dikemas dalam judul Pekan Olahraga dan Seni Perempuan (PSOP) itu, mempertandingkan lomba gobak sodor atau galah asin, voli, dan bulutangkis ganda. Sementara seni terdiri atas paduan suara, MTQ, dan duta fatayat atau peragaan busana. 
   
Kemeriahan terlihat di lomba gobak sodor yang digelar di Alun-alun Kendal. Lomba itu dibagi menjadi dua lapangan yakni di sisi barat dan timur alun-alun. Permainan ketangkasan yang biasanya dimainkan anak-anak tersebut, kali ini dimainkan emak-emak millenial. 
Suporter kedua tim yang bertanding, dengan penuh semangat memberikan dukungan rekannya yang bermain.

‘’Ayo-ayo semangat-semangat. Lho-lho kok itu kayak jalan tol,’’ kata pembawa acara merujuk pada pemain yang bebas keluar masuk tanpa rintangan dari lawan. 

Dalam pertandingan yang berlangsung 2 x 5 menit itu, sering kali tim yang berjaga membiarkan lawannya lolos. Namun, ketika ada yang berhasil tertangkap, ganti lawan yang sebelumnya bertahan menjadi menyerang. Seperti pertandingan antara PAC Fatayat Ringinarum melawan PAC Fatayat Cepiring. Beberapa kali tim yang bertahan membiarkan lawannya lolos dan mendapatkan nilai. ‘’Ayo jangan dibiarkan lolos. Tangkap dipegang,’’ tutur salah seorang suporter dengan penuh rasa gemas. 

Ketua PC Fatayat NU Kendal, Siti Ni’mallatif, mengatakan, Pekan Olahraga dan Seni Perempuan itu dalam rangka Hari Ibu yang diperingati setiap 22 Desember. Selain itu merupakan program kerja dari Fatayat NU. Dirinya sengaja menggelar lomba olahraga supaya ibu-ibu selalu sehat dan bisa melahirkan generasi yang sehat. ‘’Masih banyak ibu-ibu yang kurang menggemari olahraga. Padahal seni dan olahraga merupakan keseimbangan untuk bisa mendapatkan tubuh yang sehat. Kami mendorong pengurus maupun ibu-ibu untuk gemar berolahraga,’’ ujar Siti Ni'malatif. 

Sementara itu Ketua Panitia PSOP Kendal, Rohmatun Nafiah, mengatakan, peserta berjumlah 560 orang, tetapi belum ditambah dengan ofisial dan suporter. Masing-masing lomba diambil juara I-III. Pemenang mendapatkan piala, piagam, uang pembinaan, dan kenang-kenangan dari berbagai sponsor. ‘’Kegiatan ini baru pertama kami laksanakan. Setiap tahun acara yang kami selenggarakan berganti-ganti. Seperti tahun lalu yakni senam islam nusantara dan pengajian,’’ ujar Rohmatun. (Ung)
 

BERITA REKOMENDASI