Hasil Survey Ashoka, Pandemi Covid Kreatif Munculkan Ide-Ide Baru

Editor: Agus Sigit

SEMARANG,KRJOGJA.com- Organisasi nirlaba berpusat di Amerika Serikat yang bergerak di bidang wirausahawan sosial, Ashoka, setiap tiga tahun sekali melakukan survey global wirausahawan sosial di seluruh jaringannya yang ada di seluruh dunia. Studi ini dilakukan bulan Maret-April 2021, mendapatkan respon dari 817 wirausahawan sosial dari 81 negara. Ashoka memiliki jaringan kantor di 20 negara, termasuk di Indonésia.

Wartawan “KR” Sugeng Irianto berkesempatan mengikuti konferensi pers secara daring melalui zoom dan youtube live paparan hasil penelitian tersebut Rabu malam (29/9/2021) mulai pukul 20.00 WIB atau Rabu pkl 09.00 waktu Amerika Serikat.

“Setengah dari inovator sosial (wirausahawan sosial) yang disurvey telah mengalami penurunan pendanaan selama pandemi COVID-19. Meskipun demikian, lebih dari 40 persen juga menyatakan bahwa keadaan darurat ini membuat mereka banyak mengembangkan ide-ide baru. Lebih dari dua pertiga wirausahawan sosial Ashoka telah mempengaruhi kebijakan publik untuk perubahan sosial, ” papar Marie Ringer, Ashoka Globar Leadership Management ketika menjelaskan hasil survey dari Ashoka Fellows, wirausahawan sosial dunia yang merupakan jaringan Ashoka.

Selain paparan hasil-hasil survey, dibahas pula tentang The Ashoka Changemaker Summit yang mendatangkan ratusan wirausahawan sosial dan filantropi, dimulai 20 September 2021, menampilkan secara daring program terbuka bersama para penggerak perubahan dunia. Puncak acara ini akan diselenggarakan di Torino, Italia, 2 Desember 2021, dimana 2021 Global Fellow Study akan dirilis. Ashoka, komunitas terbesar wirausahawan sosial, telah mengeluarkan beragam informasi terbaru mengenai lanskap (kondisi terkini) perubahan sosial melalui survey dari Ashoka Fellows.

“2021 Global Fellows Study menggarisbawahi bagaimana inovator sosial berkolaborasi dengan pemangku kepentingan yang beragam, memberi dampak pada kebijakan, memobilisasi masyarakat, terutama anak-anak muda untuk membangun dunia untuk kebaikan bersama. Laporan lengkap akan dirilis tanggal 2 Desember 2021 di Ashoka Changemaker Summit di Torino, Italia” ujar Amelia Hapsari, Framework Change Leader Ashoka Indonesia yang juga mengikuti press conference dan diskusi paparan hasil survey tersebut.

Studi yang dilakukan pada bulan Maret – April 2021 dengan dukungan Politecnico di Milano, merefleksikan karya-karya para wirausahawan sosial di tingkat sistemik (pemanku kebijakan) melalui perubahan kebijakan. Di seluruh dunia, lebih dari 72% Ashoka Fellows telah mendorong perubahan di tingkat legislatif untuk mendukung usaha-usaha mereka.

“Wirausahawan sosial Ashoka banyak berkiprah. Mereka memberi dampak pada isu-isu seperti hak asasi manusia dan kesejahteraan planet kita, tidak hanya dengan bekerja dengan sistem, tetapi sungguh-sungguh mentransformasi sistem tersebut. Kami melihat bahwa hampir semua Ashoka Fellows bertekad menggeser cara pandang kultural yang dianggap kurang baik. Mereka bekerja menuju perubahan di level yang paling mendalam dan bermanfaat bagi masyarakat di sekitar tempat tinggal mereka” ujar Marie Ringler, Ashoka Global Leadership Member.

Selain itu, tambah Amelia Hapsari, yang juga salah satu juri festival film dunia, Piala Oscar 2021 lalu (satu satunya juri Oscar asal Indonesia), menurut studi yang baru tersebut, 77% wirausahawan sosial (peserta yang disurvey) berkolaborasi dengan paling tidak lima kategori pemangku kepentingan seperti LSM, pemerintah lokal, perusahaan, universitas, dan media. Kolaborasi dengan pemangku kepentingan yang berbeda inilah yang membuat para wirausahawan sosial dapat menciptakan dampak atau pengaruh positip di berbagai level. Hasil pengamatan Ashoka juga memperlihatkan bahwa menggerakkan perubahan sosial di usia muda menjadikan seseorang menjadi kolaborator yang handal di usia dewasa. Para inovator sosial yang memulai inisiatif sosial sebelum usia 20 tahun lebih akan mampu bermitra dengan lebih banyak pemangku kepentingan daripada mereka yang memulai di usia selanjutnya. (sgi)

BERITA REKOMENDASI