Hasil Survey: Pembelajaran Campuran Jadi Solusi Di Masa Pandemi

SEMARANG,KRJOGJA.com- Metode pembelajaran campuran (blended learning) didorong menjadi jalan tengah untuk memfasilitasi belajar siswa pada masa pandemic Covid-19. Di tengah keputusan akan dibukanya kembali sekolah pada semester genap 2020/2021, Januari 2021  mendatang, pemerintah pusat dan daerah, juga dinas pendidikan dan sekolah, diminta mempertimbangkan persebaran Covid-19 yang tinggi.

Dosen Universitas Negeri Semarang (Unnes) Dhoni Zustiyantoro dalam rilis hasil survei yang dilakukan terhadap 328 responden, Senin (23/11/2020) menyatakan sebanyak 81,4 persen orang tua mengizinkan anak mereka untuk kembali ke sekolah. Survei dilakukan terhadap orang tua yang memiliki anak yang sekolah dan/atau kuliah di Kota Semarang. Kota ini menjadi sampel karena memiliki jumlah persebaran Covid-19 paling tinggi di Jawa Tengah.

Per 22 November, berdasarkan data corona.jatengprov.go.id, jumlah penderita terkonfirmasi positif di Kota Semarang sebanyak 7.663. Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri memperbolehkan sekolah untuk membuka kembali sekolah tatap muka pada Januari 2021 atas izin pemerintah daerah.

BERITA REKOMENDASI