Herviano Ajarkan Kebiasan Baru

Editor: Ivan Aditya

KENDAL, KRJOGJA.com – Era Pandemi melarang kerumunan dan harus selalu menjaga jarak dalam berkegiatan. Hal ini semata dilakukan agar bisa memutus rantai penyebaran Virus Covid-19. Aggota Komisi V DPR RI PDI Perjuangan, Mochamad Herviano Widyatama dalam mensosialisaikan programmya tidak harus datang langsung untuk bertemu.

Vino begitu panggilan akrabnya,  menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di ruang Merak Tirto Arum Baru Kendal Jawa Tengah, Minggu (15/11/2020). Acara digelar secara video conference (vidcon) itu. Acara dihadiri oleh 150 peserta, dari unsur kepala desa, kader PDI Perjuangan, organisasi kepemudaan dan lainnya.

Ia mengatakan saat ini berada di Semarang. Lantaran  masih pandemi covid 19, sehingga dirinya tidak bisa datang untuk bertemu secara langsung di lokasi acara sosialisasi 4 pilar.

“Kita harus tetap terapkan protokol kesehatan, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, supaya tidak tertular covid 19, Vodcon merupakan cara uang paling efektiff dalam berkegiatan,” ujar Vino.

Kepada peserta sosiakisasi Vino menjelaskan, Indonesia sudah Merdeka akan tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan dengan baik, agar bisa menjadikan negara ini sebagai negara maju. Beberapa masalah yang masih dihadapi negara ini diantaranya kemiskinan, pemberantasan korupsi, ketidak merataan kesejahteran sosial, penegakan hukum, dan keadilan sosial. “Kita patut menyelesaikan semua itu dengan semangat dan rasa cinta tanah air yang besar,” lanjutnya.

Vino menegaskan, sebagai legislator, dirinya terus berjuang untuk menanggulangi dampak ekonomi sosial dan kesehatan. Ia juga mengharap kepada sedulur Kendal, untuk terus bergotong royong, memerangi covid 19.

“Di masa pandemi ini, kita harus mentaati protokol kesehatan. Kita harus toleransi, dan bergotong royong dengan tidak memandang agama, suku, latarbelakang karena kita Bhineka Tunggal Ika, kita berbeda namun tetap satu jua. Mari kita berjuang bapak ibu sedulur sekalian, untuk kendal yang lebih baik,” jelas Vino.

Menurut Vino, yang perlu  diingat dan dipraktekkan dalam kehidupan nyata, adalah menjalankan komitmen dengan nyata, menjadi masyarakat yang betul-betul menjalankan Pancasila. Vino menambahkan, Indonesia merdeka didasari oleh semangat pemuda yang dituangkan dalam 3 ikrar sumpah pemuda, yaitu, Kami putra dan putri indonesia mengaku bertumpah darah satu tanah indonesia. (Ung)

BERITA REKOMENDASI