HIMATIKA FMIPA Unimus Gelar Pelatihan: Olah Jambu Merah Menjadi Krupuk

Editor: Agus Sigit

SEMARANG,KRJOGJA.com- Himpunan Mahasiswa dari Program Studi S1 Pendidikan Matematika (HIMATIKA) FMIPA Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) didampingi dosen pembimbing lapangan Venissa Dian Mawarsari MPd (Dosen Prodi S1 Pendidikan Matematika FMIPA Unumus) melaksanakan pelatihan bagi masyarakat berupa pengolahan jambu merah menjadi produk bernilai ekonomis berupa kerupuk.

Pelatihan dilaksanakan di desa Ngargosari Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal, Sabtu (17/10/2021). Pelaksanaan Pelatihan ini merupakan rangkaian keseluruhan dari Program Hoslistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) yang didanai oleh Kemendikbud pada tahun 2021.

Venissa Dian Mawarsari MPd kepada pers di kampus setempat, Jumat (22/10/2021) menyampaikan tujuan pelaksanaan pelatihan agar terwujudnya olahan baru berbahan dasar jambu biji merah menjadi kerupuk, terbentuknya kelompok baru untuk membuka usaha olahan jambu biji merah, dan terwujudnya mekanisme pengeringan krupuk jambu biji merah.

Menurutnya, Desa Ngargosari memiliki potensi unik yang dapat dikembangkan di antaranya memiliki ciri khas sebagai desa yang memiliki kebun Jambu Biji Merah dan juga kebun Kopi. Jambu biji merupakan pokok penghasilan utama didesa Ngargosari, selain kopi, karena rata-rata masyarakat di desa Ngargosari memiliki kebun jambu biji tersebut.

“Bahkan di halaman rumah warga juga menanam jambu biji merah. Sehingga terlalu banyak hasil panen yang didapatkan menjadi nilai jual rata-rata 1.500/kg yang biasanya di jual pada pengepul jambu biji merah. Selain itu pada musim panen juga mendapatkan hasil panen yang berlebih sehingga jambu biji merah tersebut memiliki harga jual yang rendah dari harga rata-rata” ujar Venissa.

Hal inilah yang menjadi landasan HIMATIKA FMIPA Unimus melakukan Pemberdayaan Masyarakat Desa untuk mengolah jambu biji merah menjadi produk krupuk yang memiliki nilai ekonomis sehingga membantu pendapatan masyarakat. Sasaran dari kegiatan ini adalah Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisiyah, Pimpinan Ranting dan Kelompok Tani Jambu Biji Merah desa Ngargosari. Pelatihan yang dilakukan adalah pembuatan krupuk Jambu biji merah.

Adapun rangkaian kegiatan PHP2D HIMATIKA FMIPA Unimus yang diketuai Umi Sayana dilaksanakan selama 6 bulan, antara lain sosialisasi program, pelatihan pengolahan jambu biji merah menjadi krupuk, pemasaran, kemitraan dan pembentukan koperasi. Hasil wawancara dengan pemuda Muhammadiyah menyampaikan pelaksanaan pelatihan ini memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat setempat pasca covid 19. Dimana masa covid 19 penghasilkan masyarakat setempat sempat mengalami penurunan dalam penjualan jambu biji merah. Selain itu pelatihan ini juga memberikan pengetahuan baru dalam pembuatan krupuk dari proses pengadonan hingga bagaimana memasarkan produk ke masyarakat luas. Karena permasalahan marketing juga menjadi hal penting bagi mereka, dikarenakan selama ini olahan produk jambu biji merah hanya dikonsumsi oleh masyarakat setempat yang memang sudah sering mengkonsumsi jambu biji merah. Harapan besar dari masyarakat adalah adanya keberlajutan dari program ini untuk selalu adanya pendampingan dalam pemproduksi olahan jambu biji merah yang lebih memiliki nilai ekonomis serta mengembangkan jpemasaran krupuk Jambu Biji Merah khas Desa Ngargosari. (sgi)

BERITA REKOMENDASI