IAIN Salatiga Miliki 13.000 Mahasiswa

Editor: KRjogja/Gus

SALATIGA, KRJogja.com –  Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga sampai awal 2020 ini telah memiliki 13.000 mahasiswa dan terus berproses alih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Perubahan status diharapkan terealisasi pada 2022 mendatang.

 

Wakil Rektor I IAIN Salatiga, Saerozy mengatakan, persyaratan perubahan status sebenarnya sudah terpenuhi semua, diantaranya jumlah mahasiswa minimal 10.000 orang. Sampai 2020 ini jumlah mahasiwa IAIN Salatiga sudah melampui persyaratan yakni mencapai 13.000 orang. “Memang proses perubahan IAIN menjadi UIN sedang berjalan dan cukup lama karena harus melalui persetujuan beberapa kementrian. Usulan peningkatan status ini sudah kami usulkan ke Kemenag,” tandas Syaerozy kepada wartawan, Sabtu (18/1).

Untuk mendorong segera pengalihan status terwujud, IAIN Salatiga terus meningkatkan akses pendidikan tinggi, kualitas penyelenggaraan pendidikan, kuantitas dan kualitas di bidang riset serta meningkatkan daya saing dan tata kelola. Kemudian pada 2020 ini, IAIN Salatiga membuka dua jalur pendaftaran kuota 3.010 mahasiswa terbagi 24 program studi jenjang strata satu (S1) dan sebanyak 125 mahasiswa untuk tiga program studi jenjang S2.  

“Untuk seleksi prestasi akademik pada pendaftaran penerimaan mahasiswa baru (PMB) 2020 dibuka 3 – 28 Februari 2020. Kemudian pendafataran kategori ujian masuk perguruan tinggi keagamaan Islam negeri dibuka pada 15 April – 29 Mei 2020,” kata Ketua Tim Sosiliasi PMB IAIN Salatiga, Siti Asdiqoh kepada wartawan. (Sus)

 

BERITA REKOMENDASI