Imbas Bencana Alam, PLN Sudah Pulihkan 502 Gardu Listrik di Jateng

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), curah hujan yang turun selama 24 jam mencapai 171 milimeter (hujan ekstrem) sehingga memicu terjadinya banjir di Jateng.

Peringatan dini cuaca ekstrem telah disampaikan BMKG sejak tanggal 5 februari hingga tanggal 6 februari pukul 01.30 wib. BMKG terus mengimbau waspada potensi hujan lebat hingga ekstrem dalam sepekan kedepan.

“Kami mendukung upaya mitigasi cuaca ekstrem dan potensi dampaknya yang dilakukan oleh PLN, terutama untuk pengamanan kelistrikan pada saat ketika terjadi banjir. Hal ini dilakukan demi keselamatan warga masyarakat,” terang Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Jateng Sukasno.

Kata Sukasno, hujan ekstrem yang menyebabkan banjir di Jateng mulai turun sejak pukul 02.00 sampai dengan 05.00 WIB Sabtu (6/2/2021).

BERITA REKOMENDASI