Inovasi E-Cigarette, Berliquid Herbal Temulawak dan Sereh

Editor: Ary B Prass

SEMARANG, KRJOGJA.com– Inovasi dilakukan rokok elektrik bernama E-Cigarette, dengan paduan herbal dari pengembangan bioteknologi PT PUF Sains Lab dan Ministrery of Vape Indonesia (Movi).
Kedua perusahaan ini menemukan cara dan pilihan baru merikok beralih dari basis asapp ke uap bagi perokok yang menurut riset jauh lebih aman bagi kesehatan. Hal yang dinilai babak baru bagi pengembangan E-Cigarette atau rokok elektrik, PT PUF Sains Lab dan MOVI menemukan formulasi herbal dari Temulawak, Sereh, Kunyit Asam dan Beras Kencur untuk kandungan liquid, selain tembakau yang diekstrak.
Dengan penggunakan bahan herbal ini, menurut Tay Ferdinan, Direktur MOVI akan memiliki manfaat herbal sebagaimana jamu. “Setidaknya kandungan herbal yang ada dalam kandungan uap akan mudah diserap ke dalam tubuh dan bermanfaat sesuai isi kandungannya. Seperti temulawak dan lainnya akan bisa mempengaruhi stamina atau daya tahan tubuh,” ungkap Tay Ferdinand.
Diakui oleh Ferdinand, meski mengembangkan liquid herbal, pihaknya juga tetap memproduksi liquid berbasis tembakau. Namun yang sedamg dikembangkan kibi jenis garam nikotin baru yang diberi nama NICSAL99+.
Hadirnya NICSAL99+ merupakan jawaban meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan dan trend di industri rokok konvensional yang mulai beralih ke rokok elektrik.
Dipaparkan Ferdinand, pihaknya sudah 2 tahun ini melalui teknologi Lom Pressure Low Temperature (LPLT) dan High Pressure Low Temperature (HPLT) untuk menentukan pengganti nikotin yang tepat, sehingga akan membantu perokok konvensional beralih ke e-cigarette yang aman bahkan bermanfaat bila dikreasikan dengan hal-hal yang memiliki kandungan herbal.
Atas temuan ini, Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid), Senin (8/11/2021) melakukan pengujian dan menetapkan temuan ini sebagai ‘Inovasi Yang Patut Diapresiasi dan Dicatat Sebagai Rekor Yang Pertama’.

BERITA REKOMENDASI