Inspektorat Kendal Awasi Penggunaan Dana Covid-19

Editor: Ivan Aditya

KENDAL, KRJOGJA.com – Pandemi Covid 19 memaksa anggaran yang seharusnya digunakan untuk infrastruktur maupun kegiatan kemasyarakatan lain harus dipangkas. Semua anggaran harus digunakan untuk percepatan penanganan Covid 19. Pengadaan masker, hand sanitizer maupun disinfektan menjadi kebutuhan pokok.

Rumah sakit darurat Covid 19 juga dibangun di Rusunawa Pekerja yang disulap menjadi rumah sakit. Puskesmas dan rumah sakit juga siap memberikan penangan pertama untuk Covid 19.

Tidak hanya OPD, namun juga desa melalui dana desa juga wajib mengadakan kebutuhan penanganan Covid 19 tersebut. Sebanyak 30 persen dana desa dan bahkan tidak boleh dana desa digunakakan untuk keperluan selain penanganann covid 19 tersebut dan juga Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Agar tepat sasaran dan anggaran yang gunakan tidak disalahgunalan, Inspektorat Kendal memberikan rambu-rambu kepada Kepala OPD dan juga Kepala Desa agar sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kepala Inspektorat Kabupaten Kendal Sugeng Prayitno mengatakan sejak awal pembahasan anggaran untuk percepatan penanganan Covid 29, Inspektorat selalu mendampingi dan saat usai pengerjaan atau selesai kegiatan maka akan dilakukan pemeriksaan.

BERITA REKOMENDASI