Iuran Bansos Covid19 Tendik Capai Rp 216,5 juta

Editor: Ivan Aditya

SALATIGA, KRJOGJA.com – Iuran bantuan sosial untuk warga kurang mampu yang menjalani isolasi mandiri (isoman) karena terpapar covid 19 di Salatiga dari dunia pendidikan (tendik) baik guru dan pegawai di instansi pendidikan yang dipotong gaji melalui Korpri Salatiga mencapai Rp 216,5 juta.

Sekda Salatiga, Wuri Pujiastuti mengatakan untuk iuran melalui pemotongan gaji khususnya melalui dinas pendidikan satu pintu sangat didukung oleh seluruh ASN guru dan tenaga pegawai di bidang pendidikan termasuk di dinas pendidikan. Iuran untuk membantu warga yang kurang mampu yang isolasi mandiri covid 19 di Salatiga, Senin (19/07/2021) sore.

“Untuk iuran dari pemotongan gaji sesuai pangkat dan golongan melalui Dinas Pendidikan yakni para ASN Disdik dan ASN di sekolah (guru/pegawai) terkumpul. Jumlahnya Rp 216,5 juta untuk disalurkan dan diwujudkan sembako bagi warga kurang mampu yang isolasi mandiri. Kesadaran dan kepedulian begitu tinggi untuk membantu sesama di masa pandemi ini,” jelas Wuri Pujiastuti.

Sementara itu, pemotongan iuran dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) non tenaga pendidikan belum terkumpul karena tidak dipotong gaji melainkan melalui pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di luar gaji yang di akan cair akhir bulan Juli ini. “Iuran PNS non guru menunggu TPP cair dulu,” jelasnya. (Sus)

BERITA REKOMENDASI