Jadi Anak Yatim Karena Covid, Lutfi Semangat Disupport Mensos

Editor: Agus Sigit

KENDAL, KRjogja.com – Lutfi Afriiyanto saat ini menuntut ilmu di SMKN 2 Kendal Kelas X ditinggal sang ayah karena terpapar Covid 19. Ditinggal disaat membutuhkan memang terasa sekali.

“Ayah saya meninggal karena Covid 19, dan hari ini saya dapat bantuan berupa sembako dan sejumlah uang untuk biaya pendidikan”ujar Lutfi.

Sebelum diberi dorongan semangat oleh menteri Sosial Tri Rismaharini beberapa waktu silam, kesedihan selalu hadir dalam setiap langkahnya. Belajar jadi tidak lagi bersemangat, dan sudah dalam jurang keputusasaan.

Hampir setiap hari merenung teringat hari-hari bersama ayahnya. Beruntung masih dalam suasana kelas online sehingga tidak terlihat saat Lutfi tidak mengikuti pelajaran. “Pelajaran online tidak saya ikuti dengan benar, meski menyala, namun saya tidak bisa konsen dalam mengikuti pelajaran dan hp ditinggal begitu,”lanjutnya.

Saat Lutfi dinyatakan layak dapat bantuan dan hadir beraama ratusan penerima bantuan lainya dari Kemensos, dirinya dihampiri Mensos Risma.

Saat Menteri Sosial Tri Rismaharini menghampiri lutfi Alftriyanto menitikkan air mata. “Kamu harus semangat, kamu harus tetap sekolah dan menyelesaikan sekolah menggapai cita-cita,” ungkap Risma.

Genggaman tangan Risma membuat semangat tersendiri bagi Lutfi. “Sebagai anak pertama harus bisa dan kuat apalagi cowok, semangat ya nak, kamu pasti bisa,” lanjut Risma. Ini merupakan salah satu bagian dari bentuk bantuan kepada masyarakat dimasa pandemi dari Kementrian Sosial.

Tidak hanya dirinya ratusan anak yatim setelah ayahnya meninggal karena Covid juga mendapatkan dorongan semangat untuk belajar.

Karena hari tidak sedikit anak yang menangis haru, meski demikian mereka tetap semangat usah Risma memberikan semangat. “Jangan takut ibu akan hadir selali ditengah-tebgah anak anaku,” pungkas Risma saat itu. (Ung)

 

BERITA REKOMENDASI