Jangan Hanya Pasar Rejosari Saja, Gerindra Sepakat Interpelasi

SALATIGA, KRJOGJA.com – Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Salatiga Agus Pramono menyatakan, pihaknya sepakat DPRD menggunakan hak interpelasi, namun ia meminta tidak hanya terhadap Pasar Rejosari saja.  Sebab ada pasar pasar lain yang pembangunannya juga terkatung-katung belum ada kejelasan.

“Pembangunan Pasar Jetis juga terkatung-katung. Pasar Raya I dan II Salatiga pada 2021 juga habis masa hak guna bangunnya. Ini juga harus dibahas. Saya sepakat hak interpelasi menyangkut Pasar Rejosari, Pasar Jetis dan Pasar Raya I dan II dilakukan semuanya,” tandas Agus Pramono, usai dengar pendapat dengan beberapa pejabat Pemkot Salatiga, di kantor DPRD Senin (20/02/2020).

Faktanya, terkait Pasar Rejosari, Pemkot Salatiga juga sudah melakukan langkah merealisasikannya  dengan mengalokasikan anggaran Rp 20 miliar di APBD 2019. Bahkan sudah tender (lelang) proyek Pasar Rejosari dan ditetapkan pemenangnya. Namun, muncul rilis melalui inaproc sistem dari LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah) yang menyatakan salah satu perusahaan pendukung atau kerjasama operasi (KSO) masuk blacklist LKPP.

“Akhirnya proyek ini gagal dilaksanakan. Niat baik Pemkot Salatiga untuk membangun Pasar Rejosari sudah dilakukan. Buktinya sudah dialokasikan di APBD 2019 lalu meskipun akhirnya dibatalkan,” tandas Agus Pramono. (Sus)

BERITA REKOMENDASI