Jasa Soegiarin Tak Boleh Dilupakan

SOEGIARIN adalah nama biasa yang hampir dipastikan dari suku Jawa. Namun Soegiarin yang dimaksud ini adalah putra kelahiran Grobogan 13 Juli 1918 dan punya kiprah dalam sejarah Indonesia. Dia lah penyebar pertama kabar Proklamasi Kemerdekaan, setelah pembacaan naskah proklamasi oleh Soekarno & Hatta di Jakarta.

Saat itu, Soegiarin adalah wartawan Kantor Berita Domei di bawah pimpinan Adam Malik. Atas perintah Adam Malik lah, Soegiarin memberitakan kabar kemerdekaan Indonesia melalui mesin komunikasi sandi morse. Soegiarin yang berlatar belakang sekolah pelayaran Belanda mempelajari komunikasi morse sejak sekolah di Surabaya. Demikian pula pengalaman jurnalistiknya diperoleh saat bergabung dengan media cetak berbahasa belanda di Surabaya.

Soegiarno (91) adalah adik kandung Soegiarin yang masih hidup dan kini tinggal di sebuah rumah di depan Makam Belanda Kalibanteng Semarang. Menurut cerita Soegiarno yang menghadiri acara ziarah makam memperingati Hari Pahlawan 2020 yang digagas Koramil 13 Semarang Selatan, kakaknya sebelum wafat di Jakarta 2 Nopember 1987, berwasiat agar dimakamkan di Makam Keluarga Bergota Semarang.

“Selama hidup, Mas Rin hidupnya tercurah untuk mendukung perjuangan bangsa Indonesia. Dia terjun di dunia kewartawanan dan untuk mendukung penyiaran berita-berita perjuangan sampai mendirikan zoonder (stasiun pemancar) di wilayah yang sekarang jadi kampus Universitas Indonesia yang dikenal dengan nama Voice of Indonesia, ” ujar Soegiarno.

BERITA REKOMENDASI