Jateng Butuh Pabrik Semen

Editor: Ivan Aditya

SEMARANG (KRjogja.com) – Ketua Komisi A DPRD Jateng Masruhan Samsurie menegaskan, Jawa Tengah sangat membutuhkan keberadaan pabrik semen untuk mendukung pembangunan. Untuk itu Masruhan berharap pembangunan pabrik semen di Rembang selama ramah lingkungan harus jalan terus.

Masruhan Samsurie mengatakan hal ini kepada KRjogja.com di Semarang Senin (08/08/2016). Apalagi sekarang proses pembangunannya sudah mencapai 95 persen. Selain akan menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD), juga akan menyerap banyak tenaga kerja.

Hanya saja Masruhan minta kepada pihak PT Semen Indonesia agar menjadikan kritik sebagian masyarak sebagai asset untuk mengontrol, supaya pembangunan pabrik semen di Rembang benar-benar memperhatikan kelestarian lingkungan. “Masyarakat yang belum sepakat harus diberi pemahaman. Apa yang menjadi kekhawatiran mereka harus bisa diyakinkan kalau pabrik semen yang sedang dibangun tersebut benar-benar ramah lingkungan,” tutur Masruhan.

Menurut Masruhan, saat ini Jawa Tengah sangat membutuhkan investasi. Dengan adanya investasi dalam skala besar seperti pembangunan pabrik semen di Rembang, selain akan meningkatkan perekonomian masyarakat juga akan mampu mengurangi pengangguran dan kemiskinan.

Sementara  itu Sekretaris Perusahaan PT Semen Indonesia Agung Wiharto mengakui ada sebagia kecil masyarakat Rembang yang menolak, tetapi sebagian besar menerima. Semen Indonesia telah melakukan sosialisasi dan komunikasi dengan masyarakat Rembang selama proses penyusunan Amdal.

Bahkan Semen Indonesia telah menyalurkan dana CSR untuk masyarakat Rembang pada 2014 lalu sebesar Rp 7 miliar, 2015 sebesar Rp 10.5 miliar dan tahun ini ditargetkan sebesar Rp 20 miliar. “Kesejahteraan dan ekonomi masyarakat Rembang telah meningkat meski pabrik belum beroperasi,” tutur Agung Wiharto. (Bdi)

BERITA REKOMENDASI