Kapolda Antisipasi Terulangnya ‘Bom Solo’

SALATIGA, KRJOGJA.com – Kapolda Jawa Tengah, Irjen Condro Kirono menegaskan bahwa pihaknya melakukan antisipasi dan peningkatan kewaspadaan terhadap peristiwa bom di Polresta Solo tahun 2016 lalu. Semua anggota kepolisian yang berugas di markas, di jalan dan di pos agar waspada dengan kejadian ‘Bom Solo’ Idul Fitri lalu.

"Kami waspadai dan meningkatkan antisipasi terhadap gerakan radikal dan teroris bom seperti kejadian di Polresta Solo Idul Fitri tahun lalu. Semua saya perintahkan waspada,” tandas Kapolda Jateng di Kampoeng Percik, Salatiga, Selasa (13/06/2017).

Kapolda menjelaskan tetap evaluasi  dan lebih meningkatkan kewaspadaan. Anggota yang mengamankan lebaran di jalur dan pos didampingi oleh anggota Brimob Bersenjata dan mencurigai orang-orang yang memang patut dicurigai. Sedangkan, kegiatan antara Polda Jateng dan Lembaga Percik Salatiga juga untuk meningkatkan kepekaan anggota kepolisian dalam mengantisipasikonflik intoleransi.

Ditanya mengenai tingkat kerawanan di internal kepolisian dari ancaman bom seperti di Solo, Kapolda Jateng mengatakan bahwa 35 Markas Polres di Jawa Tengah memiliki kerawanan yang sama. “Tidak ada yang aman dan tingkat karawanan adalah sama, maka semua harus waspada,” tandasnya. (Sus)

 

BERITA REKOMENDASI