Kapolda Jateng Apresiasi Animo Vaksinasi Warga di Bulan Ramadhan

Editor: Agus Sigit

SEMARANG, KRJOGJA.com – Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan rasa bangga atas kepedulian masyarakat Jawa Tengah di bulan puasa Ramadan mengikuti kegiatan vaksinasi.Apalagi,  animo peningkatan vaksinsasi tersebut betul betul dinilai luar biasa.
Ucapkan terima kasih dan pemberian apresiasi tinggi oleh kapolda atas peran serta masyarakat tersebut disampaikan Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, Sabtu (9/4).
“Kapolda Jawa Tengah memberikan apresiasi tinggi atas peran serta masyarakat tersebut. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang divaksin, kita berharap herd immunity segera terbentuk di Jateng,” kata Kabidhumas.
Ia menyebutkan jajaran Polda Jateng sejak lama berupaya agar program vaksinasi covid 19 terlaksana dengan maksimal.
Oleh karena itu berbagai terobosan kreatif dimunculkan polres jajaran agar masyarakat tertarik untuk ikut serta dalam kegiatan vaksinasi.Laporan dari jajaran Polres vaksinasi pada Ramadan baik  sore atau malam hari cukup diminati warga.seperti, Polres Klaten, memanfaatkan momentum ngabuburit dengan membuka gerai vaksinasi di alun-alun kota setempat.
Polrestabes Semarang melaksanakan vaksinasi malam hari yang dilaksanakan di Simpang Lima dan masjid Kauman. Sementara Polresta Surakarta membuka vaksinasi untuk umum di poliklinik kantor setempat mulai sore hingga jelang tengah malam.
Satu terobosan kreatif lain dicetuskan Polres Purworejo. Kapolres AKBP Fahrurozi memberikan hadiah bagi tiga orang yang beruntung untuk mendapatkan paket umroh melalui Program Vaksinasi Presisi Polres Purworejo. Ketentuan tersebut berlaku bagi mereka yang melakukan vaksin baik dosis 1, 2, maupun 3 selama bulan Ramadan.
Bekerjasama dengan instansi terkait, Polri sering memanfaatkan momen untuk menjaring minat warga masyarakat ikut vaksinasi.  “Dulu kita adakan vaksinasi merdeka candi dengan mengambil momentum peringatan hari kemerdekaan RI. Ada juga vaksinasi di klenteng dan wihara saat hari Raya Imlek. Saat ini kita memanfaatkan momentum Ramadhan dengan menggelar vaksinasi malam hari. Alhamdulillah peminatnya cukup banyak,”,ucapnya bangga.
Ia menghimbau agar masyarakat memanfaatkan momen vaksinasi di bulan Ramadhan ini untuk mendapatkan vaksin tahap satu hingga level booster. Salah satu alasannya, karena pemerintah membuka kelonggaran bagi masyarakat untuk melakukan mudik dengan sejumlah persyaratan ketat termasuk ketentuan terkait vaksinasi.
“Berdasar ketentuan satgas covid 19, ada persyaratan tertentu saat mudik bagi masyarakat pelaku perjalan dalam negeri (PPDN) yang sudah divaksin tahap satu, tahap dua maupun vaksinasi booster. Warga yang divaksin tahap satu dan dua harus menunjukkan hasil rapid antigen sesuai ketentuan pada saat mudik nanti”, jelasnya.
Adapun bagi PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen. Untuk aturan mudik secara lengkap, menurut Kabid Humas bisa diakses di laman internet. Namun yang pasti, protokol kesehatan harus tetap dijaga ketat. Kami himbau masyarakat juga mematuhi aturan lalu lintas dan petunjuk petugas di lapangan agar mudik nanti berjalan lancar. (Cry)

BERITA REKOMENDASI