Kapolda Jateng Targetkan Vaksinasi Anak 1000 Dosis Perhari

Editor: Agus Sigit

SEMARANG, KRjogja.com – Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi, Kamis(16/12) meninjau dimulainya vaksinasi khusus anak usia 6 – 12 tahun yang dilaksanakan di RS Bhayangkara Prof Awaludin Jamin, Semarang.

Gelar vaksinasi yang juga dilaksanakan serentak seluruh Polres di Jateng itu terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat. Adapun jenis vaksin yang diberikan dalam kegiatan tersebut adalah Sinovac.
Kapolda yang saat itu usai melaksanakan video conference dengan Kapolri mengatakan target yang ingin dicapai adalah 1000 dosis dalam sehari.

Pucuk pimpinan jajaran Polda Jateng nenjelaskan pemberian vaksin untuk anak sama seperti dewasa yaitu dilakukan sebanyak 2 kali. Jarak pemberian vaksinasi kedua adalah 28 hari setelah menerima vaksin pertama.

Kapolda menyingggung capaian vaksin di Jateng yang cukup menggembirakan. Khusus aglomerasi Semarang dan Soloraya, vaksinasi melampaui seratus persen.

“Capaian Provinsi Jawa Tengah melampaui capaian (target) vaksin nasional. Kalau vaksin nasional 70 persen, kita 74,27 (persen)”,demikian Kapolda Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Sementara anggota Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sekaligus Ketua Pokja Imunisasi Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia (PERALMUNI), Cissy Kartasasmita mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk anak 6-11 tahun, mengingat vaksin ini juga sangat ditunggu banyak orang tua.

“Vaksinasi untuk anak 6-11 tahun akan segera dimulai. Kami sangat menghargai upaya pemerintah. Sudah banyak orang tua yang menunggu nunggu, menanyakan ke dokternya, ke puskesmas dan sekolah-sekolah juga, bertanya kapan akan dilaksanakan. Apresiasi yang tinggi dari dokter anak juga,” tutur Cissy, Senin (14/12/2021).

Cissy menjelaskan, vaksinasi anak sangat penting karena tidak hanya melindungi anak, melainkan juga lingkungannya, teman, guru, dan keluarga. “Termasuk orang tua, nenek, kakek dan adik-adik balita yang belum bisa diimunisasi karena masih di bawah 5 tahun. Selain itu, vaksinasi anak akan melindungi kerabat yang belum dapat divaksinasi karena sakit berat atau punya komorbid,” lanjutnya.

Ia menekankan, menyusul vaksinasi bagi kelompok remaja, dewasa dan lansia yang telah dilakukan, program pemberian vaksin pada anak 6-11 tahun ini juga akan mempercepat tercapainya herd immunity atau kekebalan kelompok. Cissy juga menegaskan bahwa vaksin yang akan digunakan aman dan berkhasiat. (Git/Cry)

 

 

BERITA REKOMENDASI