Kapolri Tegaskan Agama Jangan Dijadkan Alat

Editor: Ivan Aditya

REMBANG, KRJOGJA.com – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menandaskan agama bertujuan untuk kemaslahatan umat, bukan untuk kesengsaraan umat apalagi memecah belah umat.

”Jadi jangan menggunakan atas nama agama untuk tujuan tertentu terlebih untuk kepentingan kekuasaan atau politik tertentu. Yang lebih parah lagi dengan menggunakan atas nama Tuhan untuk memecah belah atau menghancurkan kelompok tertentu,” kata Kapolri saat memberikan ceramah di kompleks ponpes Roudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Selasa (06/06/2017).

Tito Karnavian menegaskan, belakangan mulai muncul ideologi-ideologi yang mengarah ke liberal. Hal tersebut tidak cocok dengan budaya serta iklim Indonesia dan Pancasila mulai diserang yang ujungnya NKRI terancam.

“Saya sangat kagum dengan sosok Gus Mus yang begitu sejuk juga rama kiai simbah Maemun Zubair yang fatwanya untuk kepentingan bangsa dan negara,sumbang sih beliau tentu sangat kami nantikan,” katanya.

Sementara itu KH Maemun Zubair meminta kepada seluruh elemen bangsa untuk kembali membuka lembaran lama sejarah perjuangan para pahlawan untuk mencapai kemerdekaan ini. Sebagai negara demokrasi peredaan merupakan sesuatu yang wajar, namun jangan mengarah ke perpecahan apalagi mengancam NKRI.

“Kita tentu malu dengan para pendiri republik ini kalau umat tidak lagi menjaga keutuhan bangsa dan negara. Ibarat pepatah jawa ‘ngono ya ngono ananging yo ojo ngana’,” kata Memun Zubair. (Ags)

BERITA REKOMENDASI