Kapten Kapal Gadungan Tipu Belasan Wanita

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG, KRJOGJA.com – Polsek Semarang Tengah meringkus seorang lelaki penipu yang mengaku kapten kapal. Tersangka Dedi Irawan alias Dendi Iriyanto (37) asal Serang Banten tertangkap setelah dijebak lewat medsos oleh janda Tts (26), salah seorang korban di Terminal Bus Terboyo,Kaligawe Semarang.

Kapolsek Semarang Tengah AKP Didi Dewantoro tersangka dalam aksinya lewat medsos Facebook cukup cerdik. Sasarannya wanita. Calon korban lewat Facebook diajak pertemanan, lalu dibujuk rayu,lalu diajak bertemu muka. 

Menurut kapolsek  tersangka Dedi dalam beberapa bulan terakhir ini telah menipu sedikitnya sebelas  orang wanita. Para korban rata rata tertarik dengan adanya penampilan foto tersangka mengenakan pakaian kapten kapal yang bergaji gede.

"Banyak wanita  kesengsem dengan Dedi karena di Facebook ia mengenakan seragam lengkap sebagai kapten kapal", jelas AKP Didi.

Setelah korban korbannya dalam waktu berbeda tertaraik  bujuk rayunya, lalu diajak 'temu darat'. Kesempatan bertemu muka itulah, Dedi dengan tipu muslihat memperdaya korbannya. Para korban baru sadar tertipu setelah di terlantarkan dan  barang berharga bawannya dibawa kabur. Korban terakhir menimpa janda Tts.

Korban asal kota kretek Kudus  kenal  dengan Dedi lewat FB sejak  pertengahan November lalu . Mereka yang semakin beken meski lewat facebook, lalu  sepakat bertemu di kota Semarang. Kedua insan lain jenis itu janjian berjumpa di jalan Gajah Mada, lalu Dedi mengajak jalan-jalan di Mall Citra Land  ,Simpang Lima. Di keramaian pasar modern, keduanya mampir di sebuah gerai minuman. 

Di tengah keasyikan mengobrol, Dedi yang berniat jahat berlagak meminjam HP OPPO korban dengan alasan ingin menelpon rekannya. Janda Tts yang lagi dimabuk cinta tidak keberatan. Bahkan, ketika Dedi sambil membawa telepon pergi pamit ingin telepon sebentar di tempat lain, janda Tts tidak curiga. 

Sejak itulah  Dedi menghilang. Dan, janda Tts baru sadar tertipu setelah pacar barunya ditunggu lebih dari 30 menit tidak kembali. Ia jengkel, lebih lebih hp Opponya seharga Rp 3,6 juta turut dibawa kabur. Korban atas nasib menimpanya tidak terima,lalu lapor ke Polsek Semarang Tengah.

Untuk menangkap sang "Arjuna', dipasang perangkap. Korban menggunakan akun Facebook lain kemudian, berteman dengan Dedi hingga tersangka keluar dari 'sarangnya' setelah janjian dengan korban berjumpa di terminal bus Terboyo Semarang.

Kapolsek AKP Didi menghimbau kepada masyarakat yang merasa menjadi korban ulah Dedi yang mengaku kapten kapal segera melapor ke Polsek Semarang Tengah atau kantor polisi terdekat. (Cry)

 

 

BERITA REKOMENDASI