Kasus Besar Bank Salatiga Diambil Alih Kejati Jateng

Editor: KRjogja/Gus

SALATIGA, KRJogja.com – Kasus besar Bank Salatiga atau dikenal dengan Perumda Bank Salatiga yang merugikan nasabah kurang lebih Rp 24,7 miliar diambil alih Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah. Pada kasus ini telah dipidanakan tiga orang, mantan Direktur Bank Salatiga dan dua mantan pegawai dengan hukuman penjara 6-7 tahun. Kasus ini diduga misteri dan masih menyimpan dalang penggelapan uang miliaran di Bank Salatiga.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Salatiga, Ariefulloh SH dihubungi KRjogja. com membenarkan penanganan kasus Bank Salatiga kini ditangani Kejati Jateng. “Penyidikan dan lanjutan penuntasan kasus Bank Salatiga agar lebih efektif dan segera tuntas,” tandas Ariefullloh, Jumat (23/04/2021).

Sedangkan pihak Kejari Salatiga saat ini konsentrasi dalam penanganan kasus penggelapan pajak penghasilan (PPh21) di Pemkot Salatiga yang juga merugikan keuangan negara miliaran rupiah. “Kejari fokus pada kasus penggelapan pajak PPh 21,” katanya.

Direktur Utama Perumda Bank Salatiga, Darto Supriyadi mengaku dirinya sudah mengetahui pengambil alihan kasus ini ke Kejati. “Kejati mungkin memiliki pertimbangan sendiri dalam kasus Bank Salatiga ini, ” katanya. (Sus)

BERITA REKOMENDASI