Kasus Mayat Di Almari Kamar Hotel Direka Ulang, Pelaku Menyesal

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG, KRJOGJA.com – Penyesalan biasa datang terlambat. Itu paling tidak pada diri Okta Aprianto(29) yang tega mengahabisi nyawa istri sirinya, Nur Aini alias Melyanti(24), yang mayatnya disembunyikan di almari kamar hotel Royal Phoenix, jalan Sriwijaya,Semarang.

Rasa menyesal,bahkan sampai tidak kuasa membendung air mata terungkap ketika ia melakukan pra reka ulang, Selasa(16/2) di lokasi pembunuhan hotel Royal Phoenix. ” Saya benar benar menyesal sampai tega membunuh istri siriku sendiri Melyanti”, ungkap Okta di sela sela pra reka ulang. Untuk mewujudkan penyesalannya itu, Okta akan meminta maaf kepada orang tua almarhumah Melyanti di Dusun Pasir Tanjung, Sidajaya, Subang (Jabar).

Pra Rekonstruksi dipimpin Panit Resmob Sat Reskrim Polrestabes Semarang lptu Reza Arif Hadafi ada 14 adegan. “Ada fakta baru pada pra rekonstruksi. Pelaku membenturkan kepala pelaku di lantai dan mencekik sampai dua kali hingga korban tewas,” ungkap Iptu Reza sambil menyinggung pada reka ulang nanti juga akan mendatangkan jaksa penuntut umum.

Kekejaman Okta mencekik yang kedua kalinya gara gara tindakan mencekik pertama dan membenturkan korban dilantai tidak membuat kekasihnya tewas. Melyanti masih bergerak hingga ia yang kerasukan setan kembali mencekik korban hingga merenggang nyawa. Sementara korban diperankanan Briptu Astrid Pradita, anggota Polwan Sat Reskrim Polrestabes.

Ada hal Aneh yang juga terungkap pada pra rekonstruksi. Yakni, setelah tersangka penyembunyikan mayat istri siri yang dikenal sejak dua tahun silam di tempat hiburan malam di Cilacap di dalam almari kamar hotel tidak secara diam diam melarikan diri.

Namun, ia asal Banyukembar Wonosobo sewaktu pergi meninggalkan mayat yang disembunyikan dengan tenang sempat berpesan kepada petugas hotel. “Nanti kalau istriku bangun sampaikan kalau saya pergi ke Wonosobo karena ada keluarga yang meninggal”, ucap Okta berbohong. Sementara pihak hotel yang tidak curiga melepas Okta begitu saja. Karyawan hotel baru sadar tamunya berbohong setelah besok siangnya korban waktu cek out dipanggil panggil tidak menjawab ,Kamis(11/2) sekitar jam 11.00 ditemukan menjadi mayat didalam almari.

Mengenai latar belakang pembunuhan terhadap sang kekasih Melyanti soal sepele gara gara cemburu. Walau, Melyanti didukung suami siri menjual diri kepada lelaki lain, tetapi ia melihat sang suami berdekatan dengan wanita lain membuatnya cemburu. Sebelum peristiwa tragis, mereka yang nikah siri di Kebumen terlibat cekcok, lalu korban di kamar hotel melempar botol air mineral dan ponsel. Okta yang tidak mempunyai pekerjaan jengkel hingga terjadi peristiwa maut tersebut.

Tersangka dibekuk Resmob Polrestabes Semarang selang 6 jam sejak mayat korban ditemukan dalam suatu penggrebekan di Wonosobo. (Cry)

BERITA REKOMENDASI