Kasus PD BPR Salatiga, Tim Telusuri Aset Eks Karyawan

SALATIGA, KRJOGJA.com – Pemkot Salatiga selaku pemilik Perusahaan Daerah (PD) BPR Bank Salatiga segera menelusuri dan menginventarisasi aset milik  dua oknum eks karyawan PD BPR Bank Salatiga yang diduga menjadi dalang dan pelaku ‘hilangnya’ uang miliran rupiah sehingga terjadi masalah di bank milik pemerintah daerah ini.

Penjabat (Pj) Sekda Salatiga, Adi Isnanto menjelaskan tim penelusuran aset milik dua eks karyawan PD BPR Bank Salatiga yang patut diduga terlibat dalam masalah ini sedang dalam proses penerbitan surak keputusan (SK). Unsur yang akan berada dalam tim khusus ini adalah Sekda, Asisten Setda Pemkot Salatiga, Bagian Hukum, Bagian Perekonomian dan Inspektorat Kota Salatiga.

BACA JUGA :

Kasus PD BPR Salatiga, Pemkot Suntik Dana Rp 16 Miliar

Dirut Bank Salatiga Mangkir Panggilan Jaksa

“Tim ini internal yang akan mendampingi manajemen PD BPR Bank Salatiga untuk melakukan review. Kemudian penelusuran aset milik eks karyawan tim akan melibatkan aparat penegak hukum (APH),” tandas Adi Isnanto kepada Krjogja.com, Rabu (5/09/2018).

Sementara itu, dari beberapa sumber Krjogja.com, dua eks karyawan PD BPR Bank Salatiga yang patut diduga sebagai pelaku utama bobolnya keuangan di bank BUMD Salatiga ini, yakni Wd (49) dan Sn (44) justru masih melenggang tenang. “Ada dua eks karyawan PD BPR Bank Salatiga yang diduga menjadi pelaku utama malah masih melenggang tenang,” ujar beberapa sumber Krjogja.com.

Walikota Salatiga, Yuliyanto mengaku selama ini laporan yang ia terima bahwa keadaan PD BPR Bank Salatiga dalam keadaan baik-baik saja. “Kami akan menjalankan rekomendasi OJK pula khususnya berkaitan dengan penelusuran aset dua eks karyawan PD BPR Bank Salatiga,” tandasnya. (Sus)

BERITA REKOMENDASI