Kawasan Pinggiran Merana, Pembangunan di Salatiga Dinilai Masih Diskriminasi

SALATIGA, KRJOGJA.com – Pembangunan di Salatiga selama ini masih dirasa belum mencerminkan pemerataan antara kawasan perkotaan dan kawasan pinggiran (hasil pemekaran wilayah).

“Pembangunan di Salatiga masih kurang merata dan terkesan diskriminasi dalam pelayanan pembangunan untuk kawasan pinggiran hasil pemekaran wilayah Salatiga. Saat ini, Saya berasal dari dapil Argomulyo. Aspirasi dan hasil musrenbang saja banyak yang dicoret. Jangan diskriminasi terhadap pinggiran, dan pembangunan jangan fokus (konsentrasi) di kawasan perkotaan saja,” tandas Wakil Ketua Komisi C DPRD Salatiga, Listyanto kepada KRJOGJA.com, Minggu (11/10/2020).

Ia mencontohkan, tiga kecamatan di Salatiga sudah memiliki taman kota, sedangkan di Argomulyo sampai saat ini belum dilakukan. Taman-taman kota sudah dibangun, kecuali di wilayah Kecamatan Argomulyo belum dilakukan. Saat ini OPD seenaknya mencoreti aspirasi dari masyarakat.

“Pemkot ada kesan Ngawur, mengalokasikan pembangunan yang dananya besar hanya di jantung kota saja, mengapa ke pinggiran tidak dimaksimalkan. Kami akan pantau terus di semua dinas agar berpikir ke kawasan pinggiran,” tandas Listyanto.

BERITA REKOMENDASI