Kelabuhi Petugas, Ratusan Ribu Rokok Tanpa Cukai Ditimbun Salak

Editor: Ivan Aditya

SEMARANG, KRJOGJA.com – Kanwil Bea Cukai Jateng Dan DIY berhasil menggagalkan upaya pengiriman ratusan ribu rokok polos tanpa cukai yang diangkut truk dari Jawa Timur ke Sumatera. Rokok tanpa cukai senilai Rp 734,4 juta itu semula yang diangkut truk dimana isi muatan disamarkan dengan ditimbun buah naga dan salak.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil DJBC Jateng dan DIY, Moch Arif Setijo Nugroho menjelaskan truk pengakut rokok illegal dlamankan, Senin (08/02/2021) kemarin. Ketika lewat jalan Tol Semarang – Batang km 389 petugas berhasil menghentikan truk tersebut.

“Keberhasilan mengungkap pengiriman ratusan ribu rokok tanpa cukai ini berawal informasi intelijen terkait pergerakan truk dengan ciri tertentu dari Jawa Timur. Truk diduga membawa rokok illegal yang akan dikirim ke seberang Sumatera lewat Semarang,” jelasnya, Selasa (09/02/2021).

Tim sesuai informasi itu langsung melakukan patroli di sepanjang Jalan Tol Salatiga – Semarang dan Tol Semarang – Batang. Upaya tersebut tak sia-sia, Senin dini hari sekitar pukul 04.00 WIB petugas berhasil menemukan truk yang dicurigai itu.

Setelah menghentikan truk tersebut, petugas segera mengecek muatan truk. Awalnya anggota melihat timbunan buah naga dan salak, namun setelah diperiksa lebih baru ditemukan ratusan bungkus rokok polos.

Sopir truk berinisial EP ketika ditanya petugas tidak dapat menunjukkan dokumen pengangkutan. Ia hanya mengaku dirinya dibayar sebesar Rp14 Juta untuk membawa muatan berisi buah naga, salak dan paket yang tidak diketahui isinya.

Menurut EP, tarif yang diterimanya merupakan tarif pada umumnya untuk mengangkut barang dari Jawa Timur ke Sumatera. Berdasarkan hasil penghitungan yang dilakukan petugas diketahui EP dan kernet SL mengangkut 45 koli rokok tanpa cukai.

Total rokok illegal yang diangkut yakni sebanyak 720 ribu batang jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) berbagai merk dengan nilai mencapai Rp734.4 juta. Potensi kerugian negara yang berhasil dimankan diperkirakan mencapai Rp 482,63 juta, yang terdiri dari nilai cukai sebesar Rp 378 juta, pajak rokok sebesar Rp 37,8 juta dan PPN hasil tembakau sebesar Rp 66,83 juta.

“Pelaku sengaja merekayasa angkutannya, modusnya dengan menutupi rokok dengan muatan buah yang dimaksudkan untuk mengelabuhi petugas. Pelaku juga mencoba memanfaatkan situasi di Semarang yang tengah banjir dan penerapan gerakan ‘Jateng di Rumah Saja’ pada Sabtu dan Minggu berharap petugas lengah dalam melakukan pengawasan,” ungkapnya.

Sopir dan kernet serta barang bukti rokok ilegal diamankan ke Kantor Bea Cukai. Pihak awak truk masih menjalani pemeriksan lebih lanjut. (Cry)

BERITA REKOMENDASI