Kenaikan Harga Sembako di Kendal Dinilai Masih Wajar

Editor: KRjogja/Gus

KENDAL (KRjogja.com) – Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Kendal dalam beberapa hari terakhir dinilai masih dalam batas kewajaran. Sebab, kenaikan masih di bawah 15 persen, sehingga belum perlu dilakukan operasi pasar. 

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Kendal Syukron Samsul Hadi Rabu (13/6). Menurutnya, kenaikan harga yang masih di bawah 15 persen dinilai masih wajar. Dia mencontohkan harga daging yang mengalami kenaikan Rp 5.000 perkilogram masih bisa ditoleransi. Dirinya tidak menampik banyak kebutuhan daging menyebabkan harga mengalami kenaikan. Harga kebutuhan pokok masih  stabil, tetapi tidak menutup kemungkinan mendekati Hari Raya Fitri harga sembako bisa naik. 

Saat dilakukan Sidak Oleh Bupati Kendal dalam rangka pemantauan harga kebutuhan Pokok, salah seorang pedagang, Amin, mengatakan, harga daging di lapaknya masih relatif stabil. Daging sapi kualitas bagus Rp 105 ribu/kg, sedangkan kualitas nomor dua ia jual Rp 100 ribu/kg. Sementara daging ayam dijual Rp 32 ribu/kg dan ayam kampung Rp 70 ribu/kg. "Selama Ramadan ini harga daging relatif stabil. Pasokan juga mencukupi," ujar Amin.

Pada kesempatan tersebut Bupati Mirna Annisa meminta masyarakat cermat saat membeli makanan, terutama bahan makanan yang tidak mencantumkan bahan dasar dari makanan. Bagi petugas agar lebih teliti ketika terdapat pedagang yang membawa jenis makanan yang akan dijual ke pasar. Mirna, menambahkan, harga kebutuhan pokok, daging, dan sayur-sayuran di pasar tradisioanl di Kabupaten Kendal stabil. 

"Tadi ditemukan beberapa makanan yang menggunakan pewarna tekstil seperti kolang kaling, agar-agar dan pemanis untuk campuran minuman. Penjual sudah kami imbau agar tidak menjual ke masyarakat," ujar Mirna. (Ung)

BERITA REKOMENDASI