Kenaikan Insentif Nakes Terancam Kandas

SALATIGA, KRJOGJA.com – Usulan kenaikan insentif bagi tenaga kesehatan (nakes) yang menangani covid19 terancam kandas karena untuk menaikkan insentif memerlukan regulasi yang jelas meskipun di tengah pandemi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga, Siti Zuraidah dihubungi KRjogja.com melalui Kabag Protokol Komunikasi Pimpinan Daerah Salatiga, Rahadi Widya Prasetya mengatakan untuk menaikkan insentif nakes yang menangani covid19 seperti yang ditegaskan Ketua DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit, masih memerlukan proses termasuk harus ada regulasi Peraturan Walikota (Perwali).

“Tidak bisa serta merta menaikkan insentif tenaga kesehatan saat ini.Karena harus ada regulasi dan kajian mendalam,” kata Rahadi Widya Prasetya kepada KRJogja.com, Senin (22/06/2020).

Ia menambahkan untuk menaikkan insentif harus dikaji klasifikasi nakes, beban kerja dan besar kenaikannya.

Diketahui Ketua DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit mengusulkan agar insentif nakes khusus yang menangani covid 19 diperhatikan paling tidak insentif Rp 2 juta-Rp 5 juta per bulan dari daerah. (Sus)

BERITA REKOMENDASI