Kerjasama Dengan BRIN: Unnes Gelar Diseminasi Teknologi dan Latih UMKM Kopi di Borobudur

Editor: Agus Sigit

MAGELANG,KRJOGJA.com-Tim riset Universitas Negeri Semarang (Unnes) bekerjasama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengadakan kegiatan “Diseminasi Teknologi dan Pelatihan Pengolahan Pasca Panen Kopi Pegunungan Menoreh untuk Mendukung KSPN Borobudur”.

Acara sehari yang bertempat di Semesta Borobudur, Sabtu (9/10/2021) ini dihadiri oleh para petani dan pelaku bisnis UMKM kopi di Kabupaten Magelang. Peserta kegiatan ini sebanyak 35 orang yang merupakan perwakilan dari komunitas bisnis UMKM tersebut.

Kegiatan digelar secara langsung tatap muka terbatas ini, menghadirkan ketua tim program “Produk Teknologi yang Didesiminasikan ke Masyarakat” Dr Prembayun Miji Lestari MHum, dosen dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unnes beserta tim teknis.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan pengantar kegiatan, praktik mengolah kopi baik secara manual maupun mempergunakan alat berbasis teknologi tepat guna yang dipandu oleh barista yang sudah tersertifikasi profesi, Vera.

Berikutnya, para peserta kegiatan mempraktikkan secara langsung cara mengolah kopi baik secara manual maupun mempergunakan mesin roasting yang telah dihasilkan oleh tim.

Ketua tim program Dr Prembayun Miji Lestari MHum dalam sambutan dan pengantar kegiatan menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan agripreneur kopi di kawasan KSPN Borobudur dan meningkatkan penguasaan penggunaan alat pengolah kopi berbasis teknologi utamanya kopi yang dihasilkan dari pegunungan Menoreh.

Koordinator Kelompok Usaha Bersama (KUB) Menoreh Coffee, Luqman Hakim menyampaikan apresiasi kepada tim atas terselenggaranya kegiatan.

“Kami sangat berterima kasih karena diberi kesempatan belajar lebih banyak untuk meningkatkan kualitas kopi dan memanfaatkan teknologi. Terimakasih banyak kepada tim Unnes dan BRIN atas kegiatannya yang sangat bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan kami” ujar Luqman Hakim

Edi, salah satu peserta kegiatan sekaligus pemilik salah satu kedai kopi di area Pegunungan Menoreh menyampaikan pula antusiasmenya.

“Kami berharap agar program ini bisa berkelanjutan dan membantu kami agar produk kopi di daerah pegunungan Menoreh bernilai jual plus untuk ke depannya” ujar Edi. (Sgi/Tha)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI