Kerjasama Pasaraya II Salatiga Segera Berakhir

SALATIGA, KRJOGJA.com – Kompleks Pasaraya II Salatiga yang terletak di pusat perdagangan Jalan Jenderal Sudirman (Jensud) Salatiga segera habis masa perjanjian kerjasama dengan Pemkot Salatiga. Dalam waktu dekat Pasaraya II ini diambilalih Pemkot Salatiga. Sedangkan peruntukkannya masih disusun dan dikaji.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga, Ardiyantara menjelaskan perjanjian kerjasama antara Pemkot Salatiga dan PT MMS  (Matahari Mas Sejahtera) akan berakhir pada 2021. Namun setahun sebelum berakhirnya perjanjian ini harus dilakukan pengkajian oleh Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) termasuk didalamnya  pemanfaatan setelah nanti diserahkan oleh PT MMS kepada Pemkot Salatiga.

Selanjutnya,  dilakukan audit oleh inspektorat mengenani pemenuhan hak dan kewajiban baik dari PT MMS maupun Pemkot Salatiga. Sedangkan dari kajian Dinas Dindag menurut Ardiyantara, mengusulkan untuk dilakukankerjasama sistem Build Transfer Operate (BTO). Sebab kalau di kelola Pemkot Salatiga akan membutuhkan biaya tinggi.

"Peruntukan Pasaraya II nanti bisa dioptimalkan misalnya Sineplex perpaduan Pasar Rakyat dan Pasar Modern serta Mall terpadu Perizinan. Tetapi seandainya Pemkot Salatiga siap mengelola sendiri bisa langsung diambilalih setelah kerjasama berakhir pada Juni 2021 mendatang. Nilainya asetnya kurang lebih Rp 100 miliar sampai Rp 150 miliar,” tandas Ardiyantara kepada KRJogja.com, Senin (28/10/2019).

Pasaraya II Salatiga bekerjasama dengan PT MMS ini sejak tahun 1991 dan mulai dikelola oleh PT MMS pada 2003 silam dan berakhir pada Juni 2021. Sedangkan Pasaraya I mulai dikelola diperkiran mulai 1996 silam. Ardiyantara menjelaskan, perjanjian nomor 2 Tahun 1991 peningkatan dan penataaan (renovasi) pasar lama, Pasar Berdikari dan sektarnya menjadi Pasaraya dan pusat pertokoan Salatiga. (Sus)

BERITA REKOMENDASI