Ketua DPRD Siap Pimpin ‘Mremo’ Lebaran

SALATIGA, KRJOGJA.com Ratusan pedagang Pasaraya II Salatiga menggeruduk kantor DPRD Salatiga, Jumat (16/06/2017). Mereka memprotes larangan berjualan sementara (mremo) menjelang lebaran  di Jalan Jenderal Sudirman (Jensud) yang selama ini sudah menjadi tradisi. Kedatangan mereka diterima oleh Ketua DPRD Salatiga Teddy Sulistio.

"Ini kebijakan pemerintah daerah yang arogan. Kami akan melakukan pertemuan dengan dinas terkait atas surat edaran larangan berjualan mremo menjelang lebaran ini. Kalau masih dilarang, saya akan memimpin langsung pedagang untuk berjualan mremo mengais rezeki,” tandas Ketua DPRD Salatiga, Teddy Sulistio saat menanggapi protes pedagang, Jumat (16/06/2017).

Teddy menilai kebijakan dinas perdagangan membuat sakit hati rakyat kecil. Larangan tersebut adalah keputusan yang arogan. “Kami akan mencari solusi, pedagang jangan bertindak sendiri-sendiri,”katanya.

Para pedagang mendapatkan surat edaran dari Dinas Perdagangan Salatiga yang isinya menegaskan larangan pedagang "mremo" di kawasan Pasaraya II, Salatiga pada H-7 hingga H+7 lebaran. 

Ketua Paguyuban Pedagang Pasaraya II, Salatiga, Wandi (45)  kepada wartawan mengatakan sebelumnya memang sudah ada pertemuan antara pedagang dengan dinas sebanyak dua kali. “Dalam pertemuan kami dilarang berjualan (mremo) karena akan menimbulkan kemacetan. Mremo lebaran adalah tradisi di Salatiga,” tandas Wandi di gedung DPRD Salatiga, Jumat (16/06/2017). (Sus)

BERITA REKOMENDASI