Khoja In CFD Digelar, Ali Khan Ajak Berjoget

SEMARANG KRJOGJA com – Penyanyi lagu-lagu Melayu asal Semarang, Ali Khan akan memeriahkan gelaran KHOJA in Car Free Day (CFD) di jalan Pahlawan Semarang pada Minggu (2/2/2020) mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB bersama beberapa bintang lagu melayu lainnya. Diantaranya Lutvijay, Alek Kumar, Riza Pahlevi, Uzeir Meralbe, Zubeir, Yunus Khoja, Amug Mugni, M Taufiq dan Munir Khan.

KHOJA in Car Free Day merupakan gelaran pengenalan budaya Khoja, kelompok masyarakat Kota Semarang keturunan Gujarat atau India-Pakistan yang telah menetap turun temurun dan sebagai warga negara Indonesia. Istimewanya para bintang musik Melayu yang akan tampil Minggu pagi ini merupakan keturunan Gujarat yang tergabung dalam Komunitas Budaya Khoja Semarang (KHOJAS). 

Ketua Umum KHOJAS, Muhammad Sholeh Emde, Kamis (30/1/2020) mengemukakan gelaran di CFD merupakan upaya mengenalkan kembali Musik Melayu India dan Budaya Gujarat-Indonesia. "Kami memiliki budaya yang berkembang dan merupakan paduan dua budaya Gujarat dengan Indonesia, khususnya Semarang. Ini yang akan kami kenalkan sebagai kekayaan budaya yang dimiliki Semarang. Termasuk Musik Melayu India yang diantaranya dipopulerkan oleh A Rafiq, yang juga keturunan Khoja kelahiran Semarang," papar M Sholeh Emde.

Acara berdurasi 3 jam di pusat keramaian ini juga akan dimeriahkan Bollywood Mania Club, suatu wadah penggemar joget India. Mereka akan berjoget mengiringi lagu-lagu Melayu India dengan hentakan kendang yang khas. Selain itu juga ada pameran kuliner khas Khoja yang bisa dicicipi gratis pengunjung CFD.

Acara akan dibuka kesenian terbangan yang dibawakan anggota Persatuan Majelis Muslimin (PMM) Pekojan dilanjutkan pengenalan Joget Sammer yang merupakan joget dengan iringan musik Melayu India yang menitikberatkan pada gerakan kebersamaan menjalin persaudaraan.

Ali Khan berharap momentum ini bisa menyatukan para penggemar musik Melayu India di Kota Semarang dan Jawa Tengah. Momentum yang pertama kali digelar ini diharapkan juga diikuti daerah-daerah lain, terutama pesisir yang terdapat warga keturunan Khoja untuk menunjukkan eksistensi dan sumbang sihnya pada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang telah bertahun-tahun menaunginya.

"Dengan Joget Sammer Musik Melayu India kita bisa rekatkan kembali tali silaturahmi seluruh elemen masyarakat agar tidak terpecah-pecah," ungkap Ali Khan. (Cha) 

 

BERITA REKOMENDASI