Kiprah Kapolres Kendal Dirikan Posko Pasar Sehat, Mampu Mengurangi Angka Covid-19

Editor: Ivan Aditya

KENDAL, KRJOGJA.com – Pasar merupakan tempat pertemuan semua lapisan masyarakat dan setiap hari hal tersebut terjadi. Tidak ada yang mengetahui siapa yang sehat dan siapa yang sedang sakit, jumlahnya puluhan ribu orang bertemu di beberapa pasar yang ada di Kabupaten Kendal. Jika tidak ada yang mengatur dan memberikan rasa aman di pasar pastilah lonjakan Covid 19 terjadi.

Kapolres Kendal, AKBP Yanuar Arifianto melihat hal tersebut dan kemudian memunculkan ide cemerlang Posko Pasar Sehat dan didirikan di seluruh pasar yang ada di Kabupaten Kendal. Posko Pasar Sehat menurut Yanuar memadukan dua kebijakan pemerintah, yakni pencegahan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

“Pasar adalah tempat bertemu penjual dan pembeli, semua tidak mengetahui kondisi masing-masing dan atas dasar itu kita harus memantau kesehatan mereka sebelum masuk pasar, kita cek suhunya itu yang terpenting kemudian mengharuskan memakai masker dan cuci tangan sebelum masuk pasar,” ujar Kapolres, Sabtu (24/09/2021).

Dijelaskan oleh Kapolres masuk ke pasar harus satu pintu dan ada penyekat antara pedagang dan pembeli agar tidak ada kontak langsung. “Kami berikan mika atau plastik sebagai peyekat antara pedagang dan pembeli selain masker untuk mengurangi resiko bersentuhan,” lanjutnya.

Petugas juga disiagakan di setiap pasar hal ini menjadika rasa aman bagi masyarakat karena terpantau juga keamanannya. Sesekali juga secara acak dilakukan test Swab dan bahkan vaksinasi sebagai bentuk pelayanan untuk masyarakat.

Ide dari Kapolres Ini disambut baik oleh Bupati Kendal Dico Ganinduto dan bersama Forkompimda lainya bekerja berkolaborasi untuk membuat kegiatan ini terwujud di seluruh pasar di Kabupaten Kendal. Hasilnya cukup signifikan karena tidak tercipta klaster pasar di Kabupaten Kendal.

“Kami mengapresiasi ide Pak Kapolres dan kegiatan ini dijadikan kegiatan bersama dalam memerangi penyebaran Covid 19,” ujar Dico.

Saat sekolah mulai melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Posko serupa didirikan di sekolah dengan nama Posko Sekolah Sehat dengan penerapan sama seperti Posko Pasar Sehat. Lagi-lagi ide ini adalah untuk menekan angka penyebaran Covid dan agar tidak ada klaster baru pada pelaksanan PTM.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kabudayaan Kabupaten Kendal Wahyu Yusuf Akhmadi menjelaskan jika pelaksanaan Posko Sekolah sehat merupakan anjuran dari Kapolres Kendal Untuk melindungi siswa. “Kami menerapkan Posko Sekolah Sehat agar Prokes ketat yang dilakuka sekolah dalam pelaksanaan PTM terpantau dan selalu diikuti agar tetap bisa berjalan serta tidak muncul klaster batu,” ujar Wahyu. (Ung)

BERITA REKOMENDASI