Klaim Kelompok Tani Soal Dryer Tidak Bermanfaat Dibantah

Editor: KRjogja/Gus

BATANG, KRJOGJA.com – Bantuan alsintan yang diterima Kelompok Tani Subur Makmur 4 yang diterima tahun 2018 lalu belum digunakan maksimal. Menurut Petugas dari Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Gringsing Sulistyo Widodo Alsintan bantuan dari Provinsi yang nilainya milyaran rupiah itu belum berfungsi maksimal.

“Saya ambil contoh Driyer karena berfungsi saat hujan kebetulan tahun 2019 curah hujan tidak begitu tinggi dan kami menerima laporan hanya 10 kali dipakai, sedangkan tahun 2020 baru digunakan 8 kali,”ujar Widodo.

Kapasitas dryer sendiri menurut Widodo adalah 6 ton dan bekerja 8 – 10 jam sekali proses. Sementara untuk mesin pemanen Combine saat ini belum bisa digunakan karena medan persaqahan di Kecamatan Gringsing yang sulit. Selain itu warga mayoritas di Kecamatan Gringsing adalah buruh tani sehingga kehadiran mesin panen gabah tersebut ditolak warga.

“Saya pernah diprotes warga agar nesin kombina jangan ada di Desa Kebondalen atau bahkan di Kecamatan Gringsing, karena mengurangi penghasilan mereka buruh tani,”lanjut Widodo.

BERITA REKOMENDASI