Klinik Bina Waras BNNK Kendal Terbitkan 54 SKHPN

Editor: Ivan Aditya

KENDAL, KRJOGJA.com – Sejak diresmikan pada 12 November 2019 oleh Kepala BNNP Jateng, Klinik Pratama Bina Waras BNNK Kendal telah menerbitkan sebanyak 54 Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika (SKHPN).

“Permintaan SKHPN terdiri atas 26 untuk uji kompetensi kenaikan jenjang jabatan fungsional dan 28 permintaan dari masyarakat umum,” ujar Kepala BNNK Kendal AKBP Sharlin Tjahaja Frimer Arie, Selasa (31/12/2019).

Dia mengatakan, selain menerbitkan SKHPN, klinik tersebut juga melakukan rehabilitasi rawat jalan kepada 24 pecandu narkotika dan obat-obatan terlarang. “Kami melaksanakan asesmen terpadu kepada sembilan orang yang sedang menjalani proses hukum,” lanjutnya.

Sharlin menambahkan, pihaknya juga melakukan sosialiasi bahaya narkoba kepada warga melalui radio, menyebarkan brosur, kampanye setop narkoba dan sebagainya. “Kami melibatkan masyarakat dalam sosialisasi narkoba, seperti membentuk relawan antinakorba dan pegiat antinarkoba. Ratusan pegawai di lingkungan pemerintahan juga dites urine,” jelasnya.

Kasubag TU BNNK Kendal, Wahyu Ratriani, menyatakan, sepanjang 2019, BNNK mengungkap satu kasus penyalahgunaan narkoba dengan batang bukti seberat 0,48 gram sabu. “Kasus itu melibatkan satu tersangka dan surat penyelidikan sudah lengkap atau P21,” ujar Wahyu.

Dikatakan, untuk bidang rehabilitasi, pihaknya bekerja sama dengan sejumlah lembaga rehabilitasi baik milik pemerintah maupun swasta. Lembaga rehabilitasi pemerintah seperti Puskesmas Sukorejo 1, RSUD Dr Soewondo Kendal dan RSI Kendal di Weleri maupun RS Darul Istiqomah Kaliwungu. “Kami juga menjalin kerja sama dengan RSJ Magelang, Balai Labkes dan Kalibrasi Yogyakarta dan Balai Rehabilitasi Napza Satriya Baturaden,” lanjutnya. (Ung)

BERITA REKOMENDASI