Komunitas Trabas Kodim 0733 BS Semarang Jangkau ‘Mas Giran’

Editor: Agus Sigit

Sementara Kapten Arh Mujiono SH, Wadanramil Tugu yang ikut berkiprah membentuk komunitas trabas Kodim bersama Dandim mengaku perjalanan trabas keluar-masuk wilayah yang ada di pinggiran sekalian menjadi ajang Komunikasi Sosial yang erat kaitannya dengan program keteritorialan. “Ada banyak hal yang bisa kita sampaikan dan serap dari masyarakat. Dari problem-probem yang bisa mempengaruhi keamanan, kesejahteraan bahkan kehidupan sosial kemasyarakatan. Semua kita tampung dan kalau kita mampu memberikan saran kita berikan saran. Yang harus diteruskan ya kita teruskan. Misalnya soal Kamtibmas, langsung kita hubungi Polsek dan Bhabinkamtibmasnya. Jadi sekali ngegas, kita bisa melakukan apa saja yang bermanfaat bagi masyarakat yang kita sambangi atau kunjungi”, papar Mujiono.

Trabas Community (TC) 733 ini diharapkan Dandim juga akan menjadi pendukung tugas operasional komando teritorial untuk menjangkau wilayah terpencil di perbatasan wilayah dalam hal atau kondisi tertentu. Misalnya mendapatkan rute yang tercepat menuju wilayah dan mengharuskan melintasi medan yang sulit. Atau bahkan saat terjadi jalur putus dan mengharuskan mencari jalan lain yang sulit dilewati kendaraan umum atau biasa.

Para anggota TC 733 kelak juga akan dibekali kemampuan mengendari sepeda motor khusus jenis trail untuk terabas. Bedanya dengan para trabaser lain, para anggota TC 733 ini juga dibekali ilmu kompas medan yang wajib dimiliki setiap prajurit TNI AD. (Cha)

BERITA REKOMENDASI