Kondisi Darurat Pasca Kebakaran, Pengadaan Obat Pakai ABT

SALATIGA, KRJOGJA.com – Ketua DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit menegaskan pihaknya langsung mengadakan koordinasi dengan Ketua Tim Anggaran Eksekutif Pemkot Salatiga, Sekda Fakruroji untuk segera mengatasi kondisi darurat pengadaan obat di DKK Salaitga karena merupakan kebutuhan mendesak dan darurat untuk kepentingan masyarakat. Langkah ini diambil menyusul terbakarnya gudang obat instalasi farmasi DKK Salatiga, Kamis (26/09/2019).

Baca Juga: Gudang Obat DKK Salatiga Terbakar

“Saya sudah langsung hubungi Pak Sekda soal kondisi darurat ini, ternyata pengadaan obat bisa dilakukan dengan menggunakan Anggaran Belanja Tak Terduga (ABT). Saat ini dilakukan identifikasi obat-obatan yang prioritas bagi masyarakat. Tidak usah menunggu APBD Perubahan 2019,” tandas Dance Ishak Palit.

Sementara menurut Dance dari hasil koordinasi dengan pihak DKK Salatiga, kerugian akibat kebakaran gudang obat ini kurang lebih mencapai Rp 3 miliar terdiri termasuk gedungnya.

“Kerugiannya kurang lebih Rp 3 miliar. Kami segera atasi untuk persediaan obat bagi masyarakat bersama Pemkot Salatiga agar tetap bisa memberikan pelayanan yang terbaik,” kata melalui telepon kepada KRJOGJA,com, Kamis (26/09/2019) malam.

Ia juga sudah meminta Sekda Salatiga untuk menggelar rakor bersama instansi lain mengenai seringnya terjadi kebakaran di Salatiga. Selanjutnya agar dibentuk  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Salatiga. “Kita Salatiga ini tidak punya BPBD, harus terbentuk. Terpenting pasca kebakaran gudang obat ini diatasi secepatnya,” tukasnya.

Terpisah, Petugas Kebersihan DKK Salatiga, Muhamad Alim (53) kepada wartawan mengungkapkan pada Kamis (26/9/2019) pukul 09.00 listrik padam hingga pukul 13.00 WIB. Kemudian dirinya menyalakan genzet yang ada di gudang obat hingga sekitar pukul 12.00 WIB. Genzet kehabisan bahan bakar dan dimatikan.

“Saya kemudian pergi ke SPBU membeli bahan bakar untuk genzet, sampai kantor lagi sudah ada kebakaran. Genzet sudah kami matikan,” ujar Alim kepada KRJOGJA.com di lokasi, Kamis (26/09/2019). (Sus)

BERITA REKOMENDASI