Konflik Rampung, Kelenteng Tuban Dibuka Kembali Setelah Digembok 3 Bulan

Terjadi konflik antara pengurus demisioner dan pengurus baru yang mengakibatkan kelenteng digembok dari luar, sehingga umat tidak bisa beribadah. Langkah perdamaian ini diupayakan oleh Agun sebagai fasilitator.

Menurut Alim, Agun seperti diutus oleh kebesaran KongCo Kwan Sing Tee Koen untuk menyelesaikan konflik yang telah berjalan bertahun-tahun dan kelenteng dikunci tiga bulan.

“Perdamaian ini akan bisa terwujud atas restu Yang Mulia KongCo Kwan Sing Tee Koen, dan Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

Pengusaha properti asal Tuban ini menjelaskan, selama dalam masa konflik, pihaknya selalu berdoa pada hari Tiong Dju (sembahyang besar Zhong Qiu/sembahyang Chang/sembahyang pertengahan musim gugur). Sembahyang Zhi Sheng Dan pada hari lahir Nabi KhongZi juga dilantunkan dan dipimpin Alim.

“Makna doa-doa itu terkabul dan diteruskan dengan ritual tolak balak melepaskan sembilan bulus untuk membuang sial dan mendatangkan panjang umur,” papar Alim. (Cha)

BERITA REKOMENDASI