Koramil Gecarkan Subuh Bermasker

SEMARANG KRJogja.Com-Penerapan protokol keseharan untuk memutus mata rantai Covid 19 makin diperketat seiring masing tingginya angka keterjangkitan di Kota Semarang. TNI dan Polri bersatu padu diterjunkan untuk menggalakkan protokol kesehatan di wilayah melalui peran Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Di wilayah Semarang Selatan, Danramil 13 Mayor Inf Rahmatullah dan Kapolsek Semarang Selatan Kompol Untung Kristopo, Minggu (23/8/2020) pagi menggelar ‘Operasi Subuh Bermasker’ di wilayahnya. ‘Kami berharap apabila masyarakat memulai aktifitas pada saat subuh, harus sudah menggunakan masker. Misalnya salat subuh di masjid jangan lupa menggunakan masker. Ini semata-mata untuk melindungi masyarakat dari penularan virus Corona. Kami harap jangan ambil resiko, lebih baik mencegah sebab virus ini tidak pandang bulu menyerang siapa saja, ” kata Danramil 13 Mayor Inf Rakhatullah didampingi Kompol Untung Kristopo.

Dalam operasi ini menurut Rahmatullah tidak disertai tindakan sanksi bagi ynagvtak bermasker, namun hanyandiberi peringatan. “Harga masker tidak samapi Rp 10 ribu, tapi kalau kita kena Corona beaya yang kitabkeluarkan lebih mahal dari harga satu helai masker. Bahkan resiko kematian siap me jemput kita,” ukar Danramil.

Di Kampung Lamper, Danramil dan Kapolsek mendapati warga yang tengah asyik membersihkan mobil tanpa masker dan langsung ‘menyergapnya’. Darsono (56) langsung kaget dan tak bisa berbuat banyak ketika ditanya mana maskernya. Malah secara spontan dia menutup mulutnya dengan lap basah kanebo yang dipegangnya.

BERITA REKOMENDASI