Koramil Semarang Selatan Pasang Rambu Zona Covid-19

Editor: Ivan Aditya

SEMARANG, KRJOGJA.com – Koramil 13 Semarang Selatan menginisiasi pembuatan dan pemasangan rambu zona Covid-19 untuk wilayah yang dizonasi dalam PPKM Mikro Zonasi. Rambu warna merah, orange, kuning dan hijau sesuai zona yang menandakan wilayah agar masyarakat mengetahui untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Untuk wilayah RT atau RW yang angka penderita atau pengidap Covid-19 yang melebihi angka 20, maka akan diberi tandai dengan rambu zona merah. Artinya pada daerah zona itu masyarakat tidak boleh sembarang orang beraktifitas di dalam area merah tersebut.

“Yang boleh masuk adalah tim medis dan petugas yang ditunjuk menangani kasus Covid-19 dengan standar protokol kesehatan,” ungkap Danramil 13 Semarang Selatan Mayor Inf Rahmatullah saat pelaksanaan PPKM Mikro Zonasi di Kelurahan Peterongan bersama Lurah setempat Maria Sri Hastuti, Rabu (17/02/2021).

Tanda mirip rambu ini memang penting, terutama untuk membatasi aktifitas orang luar kampung agar tidak menyebabkan kerumunan. Misalnya kehadiran para pedagang yang menggelar dagangan di dalam kampung selama Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Rahmatullah menyatakan secara umum wilayahnya banyak Zona Kuning, meski ada satu Zona Orange. “Zona Oranye ada di wilayah kelurahan Barusari. Semula masuk Zona Merah dengan jumlah penderita 22 orang, namun dalam tiga hari ini turun tinggal 8 penderita dan berubah menjadi Zona Orange,” ungkapnya.

Sementara itu menurut Lurah Peterongan, Maria Sri Hastuti penanda Zona Covid-19 akan memudahkan pemetaan dan mengingatkan setiap warga akan kondisi wilayah atas keberadaan Covid-19. Dengan rambu ini dapat menghindarkan penularan di tengah masyarakat.

“Demikian bila ada tanda zona hijau mereka akan nyaman merada di wilayah hijau, meski harus tetap mengenakan standar protokol kesehatan,” ungkap Maria Sri Hastuti.

Menurut Maria Sri Hastuti di wilayahnya terdapat 1 orang yang mengidap Covid, namun kondisinya masuk kategori OTG dan masa isolasi mandiri. “Semoga saja wilayah kami berangsur masuk Zona Hijau, karena perkembangan pasien ini membaik,” katanya. (Cha)

BERITA REKOMENDASI