Kosakata Budaya Asli Indonesia Mulai Tergerus, Jateng Inisiasi Penyusunan Kamus Budaya Jawa

SEMARANG, KRJOGJA.com – Kosakata budaya asli Indonesia mulai tergerus,oleh karena itu Jateng menginisiasi penyusunan ‘Kamus Budaya Jawa’. Demikian diungkapkan Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Dr Ganjar Harimansyah, dalam keterangan tertulisnya Senin (25/10/2021).

Berkembangnya ilmu pengetahuan, teknologi informasi, dan komunikasi, kosakata budaya asli milik bangsa mulai tergerus. Generasi muda sudah tidak lagi mengenal kosakata budaya asli Indonesia tak terkecuali Jawa, yang merupakan salah satu budaya besar di wilayah Indonesia.

Itu mengapa, KKLP Perkamusan dan Peristilahan, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah berinisiatif menyusun Kamus Budaya Jawa. “Kita tahu budaya dan bahasa daerah. Kekayaan budaya tersebut menjadi asset besar bagi bangsa Indonesia untuk berbangga di mata dunia. Kebudayaan Jawa menyimpan banyak khazanah kosakata khusus dan dapat dimungkinkan menyumbang kosakata dalam KBBI. Dan Jawa Tengah yang dikenal sebagai salah satu “lumbung budaya” nasional,” tutur Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Dr Ganjar Harimansyah.

Penyusunan Kamus Budaya Jawa tersebut bertujuan antara lain menyajikan kosakata budaya Jawa, melakukan upaya pengayaan kosakata budaya Jawa yang diharapkan dapat diusulkan menjadi bagian lema KBBI V, memasyarakatkan kembali kosakata budaya Jawa secara luas serta belum adanya aplikasi Kamus Budaya Jawa yang memadai.

Untuk mengumpulkan data di lapangan, Ganjar menjelaskan tim penyusun dari KKLP Perkamusan dan Peristilahan, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kelautan dan Perikanan, praktisi, akademisi dan lainnya. Adapun informan yang diwawancarai adalah pelaku-pelaku budaya dan para pengrajin di Jawa Tengah yang memiliki khazanah kosakata dan istilah budaya Jawa yang dapat menjadi bahan pengayaan kosakata dan istilah.

Kegiatan inventarisasi Kosakata Budaya Jawa yang dilakukan tim penyusun Kamus Budaya Jawa meliputi bidang maritim dan kenelayanan, bidang pertukangan dan arsitektur, bidang seni dan budaya Jawa (batik, tari, kerajinan tradisional, karawitan, kesenian rakyat), bidang pertanian, perkebunan, perhutanan, bidang peternakan dan pembudidayaan, bidang kesehatan dan pengobatan tradisional, serta bidang wisata alam dan kuliner tradisional Jawa.

Setelah melakukan inventarisasi kosakata, tim kemudian melakukan pelacakan data tertulis hasil inventarisasi untuk ditata dan disusun kembali dalam tabel secara rinci. Beberapa proses pelacakan data terdokumentasi pada kanal YouTube Balai Bahasa Jawa Tengah.

Tahap selanjutnya adalah penyusunan entri. Kosakata Budaya Jawa yang diperoleh dari sumber data disusun sedemikian rupa dilengkapi dengan penjelasan singkat dan kelas kata. Hal itu menjadi hal yang pertama kali dilakukan oleh tim. Dan tahap terakhir adalah penyusunan Kamus Budaya Budaya Jawa yang meliputi pekerjaan pembacaan ulang oleh semua tim kerja, revisi, dan perwajahan (bekerja sama dengan tim IT dari Universitas Dian Nuswantoro Semarang).

Hasil yang dicapai dalam pelaksanaan kegiatan penyusunan Kamus Budaya Jawa 2021 adalah tersusunnya Kamus Budaya Jawa dalam bentuk aplikasi senarai yang dapat diunduh pada laman https://senaraiistilahjawa.kemdikbud.go.id/about. Aplikasi yang terwujud berkat kerja sama antara Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah dengan Universitas Dian Nuswantoro Semarang tersebut belum diluncurkan secara resmi. Saat ini pelaksanaan kegiatan tersebut baru sampai tahap penyusunan lema kosakata budaya.

“Rencananya akan diadakan konsinyasi terlebih dahulu sebelum diluncurkan secara resmi pada Oktober 2021,” tutur Ganjar.

BERITA REKOMENDASI