LDII Kendal Imbau Sambung Tali Silaturahmi

KENDAL, KRJOGJA.com – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Kendal mengimbau untuk kembali tali silaturahmi untuk mempererat persaudaraan antara ulama dan juga umaro. Pernyataan tersebut dikatakan Ketua LDII Kabupaten Kendal H M Santoso Abdulmanan SE dalam acara Halal Bi Halal yang digelar di Komplek pondok pesantren Baitul Munir. Acara Halal Bi halal sekaligus penyerahan ijin operasional Ponpes yang saat ini sudah mempunyai 500 santri. 

"Usai keputusan MK soal pilpres saatnya masyarakat kembali bersatu, ulama dan juga umaro kembali mempererat silaturahmi,karena pada dasarnya perbedaan tersebut merupakan ulah dari masing-masing pribadi bukan atas nama ulama,"ujar Santoso. LDII secara politik tidak memihak kepada kubu manapun meski demikian pihaknya tetap aktif mengamati. Tidak ada lagi kubu, yang ada hanya satu persatuan Indonesia dan itu senantiasa diterapkan agar persaudaraan lebih dikedepankan.

Saat ini antara berita yang benar dan tidak hampir tidak bisa dibedakan, dan ini yang membuat masyarakat awam kebingungan. Selain kepada anggota dan pengurus LDII di Kabupaten Kendal pada santri di pondok pesantren pihaknya juga terus menerus memberikan masukan positif. "Santri tidak boleh membawa HP selama di Ponpes, dan mereka tidak bisa keluar secara bebas karena 24 jam harus berada di pondok,"lanjutnya.

Sementara itu Bupati Kendal Mirna Annisa menyambut baik ajakan dari LDII Kabupaten Kendal untuk menyambung silaturahmi antara ulama dan pemerintah untuk menciptakan persaudaraan yang erat. "Sudah saatnya kita kembali bersatu dan pererat kembali tali persaudaraan, mesipu selama ini di Kabupaten Kendal kondusif namun menjaga tali sliaturahni sangat penting,"ujar Mirna.(Ung)

BERITA REKOMENDASI