Leprid Apresiasi Pembuatan 9.999 Tumpeng Tempe

SEMARANG KRJogja.Com – Kampung Kebonharjo, Kelurahan Tanjung Emas Kecamatan Semarang Utara kini lain dulu lain sekarang. Kesan kumuh dan dikenal sebagai kampung serem kini tak tampak lagi.

Perkampungan yang terletak di belakang Stasiun Tawang kini terlihat Asri dan warganya dikenal paling guyub. Sabtu (19/10/2019) lalu, sedikitnya 600 ibu-ibu Penggerak PKK-nya menoreh prestasi rekor dari Lembaga Prestasi dan Rekor Indonesia Dunia (LEPRID) membuat Tumpeng Tempe Mini sebanyak 9.999 .

Pembuatan Tumpeng tempe Mini ini menurut Basuki, perwakilan warga Kebonharjo sebagai ungkapan rasa syukur warga dan upaya menunjukkan eksistensi warga dalam kiprahnya membangun Kota Semarang.

"Kami buat makanan berupa Tumpeng Tempe Mini ini untuk melengkapi kuliner khas Kota Semarang. Harapannya Tumpeng Tempe Mini ini bisa menjadi souvenir kuliner di Kota Lama Semarang," ungkap Basuki.

Menurutnya, tempe dari kedelai tersebut merupakan salah satu produk UMKM yang ada di wilayahnya. "Ada dua pabrik tempe di sini. Dengan adanya produk kuliner Tumpeng Tempe Mini ini semoga akan menggairahkan perekonomian warga setempat," papat Basuki.

Sementara Direktur LEPRID Paulus Pangka SH menilai kreatifitas warga Kebonharjo patut diapresiasi mengingat dengan bekal kreatifitasnya tersebut mampu mengangkat wilayahnya yang semula dikenal sebagai wilayah kumuh dan dihuni kelas bawah, kini justru berubah pesat menjadi kampung yang 'hidup' dan berkembang. Sektor perekonomian warga meningkat pesat, terbukni semakin banyaknya warga yang memiliki usaha dan dapat meningkatkan taraf hidupnya. (Cha)

BERITA REKOMENDASI