Libatkan Oknum Polisi, BNNP Ungkap Peredaran Narkoba

SEMARANG, KRJOGJA.com – Peredaran narkoba jenis sabu antar lintas propinsi melibatkan oknum polisi telah berhasil diungkap Badan Narkotika Nasional Propinsi(BNNP) Jateng di Kartosuro,Sukoharjo. Penyidik BNNP Jateng, Kamis(17/12) selain meringkus tiga tersangka salah satunya oknum polisi, juga menyita lima paket sabu masing 100 gram,semua 500 gram dan empat ponsel.

Ketiga tersangka HS(35), pekerja Ojek Online asal Cengkareng Kota Jakarta Barat,DWS (34), oknum anggota Polri berdinas di Polres Wonosobo, alamat Grogol, Sukoharjo dan HCA (39) karyawan swasta asal Sukoharjo. Hal itu diungkapkan Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Benny Gunawan kepada wartawan, Kamis(17/12) di kantor BNNP, jalan Madukoro,Semarang .

Ia mengatakan awal terungkapnya jaringan peredaran barang terlarang narkoba pada Minggu pertama bulan ini menjelang tengah malam berdasarkan informasi warga Dukuh Kalitan Kertonatan, Kartosuro Kabupaten Sukoharjo. Tim Bidang Pemberantasan BNNP Jawa Tengah atas informasi ini tidak menyia-nyiakan waktu. Tim dari Semarang bergerak ke Sukoharjo. Informasi dari masyarakat ternyata benar. Mula mula diringkus tersangka HS yang melakukan perjanan dari Jakarta menuju Sukoharjo. Ia sesampai tujuan setelah turun dari bus ditangkap. Ketika dilakukan penggeledahan pada tas bawaan tersangka ditemukan lima paket narkoba jenis sabu seberat 500 gram.

Tersangka HS, berprofesi ojek online sebagai kurir barang haram itu dalam pengembangan pemeriksaan mencokot oknum polisi DWS. Tersangka HS mengaku sabu dari Jakarta diantar kepada DWS,sebagai pemesan.Tim Bidang Pemberantasan BNNP bekerja sama dengan , Tim Direktorat Penindakan dan Pengejaran  BNN RI serta Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah, lalu mengamankan oknum polisi DWS.Tersangka DWS sendiri sudah beberapa kali menerima kiriman shabu di wilayah Solo  Raya untuk diedarkan.

BERITA REKOMENDASI